Nobar Piala Dunia 2026 Dongkrak Pendapatan Ojol dan UMKM di Kota Palu

  • 15 Jul 2026 13:37 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Antusiasme masyarakat menyaksikan pertandingan Piala Dunia 2026 melalui kegiatan nonton bareng maupun dari rumah membawa dampak positif terhadap perekonomian masyarakat di Kota Palu. Meningkatnya aktivitas masyarakat pada malam hingga dini hari turut mendongkrak pendapatan pengemudi ojek online (ojol) dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Salah seorang pengemudi ojek online, Fajrin, mengaku jumlah pesanan yang diterimanya meningkat sejak berlangsungnya Piala Dunia 2026. Pesanan didominasi layanan antar makanan dan minuman, terutama menjelang pertandingan dimulai.

"Kalau ada pertandingan Piala Dunia, orderan memang lebih ramai dari biasanya. Banyak yang pesan makanan dan minuman untuk ditonton di rumah atau di lokasi nobar. Pendapatan juga ikut meningkat dibanding hari biasa," ujar Fajrin, Selasa 14 Juli 2026.

Tidak hanya dirasakan pengemudi ojol, dampak ekonomi juga dirasakan pelaku UMKM yang berjualan di lokasi nonton bareng (nobar) Piala Dunia yang digelar TVRI Sulawesi Tengah.

Ramainya masyarakat yang memadati lokasi nobar dimanfaatkan pedagang untuk menjual berbagai produk, mulai dari makanan, minuman, hingga aksesori bertema sepak bola. Momentum tersebut dinilai mampu meningkatkan omzet penjualan, khususnya pada malam hari.

Salah seorang pelaku UMKM mengaku kegiatan nobar menjadi peluang untuk menambah penghasilan sekaligus memperkenalkan produknya kepada masyarakat.

"Kalau ada nobar seperti ini, pembeli jauh lebih ramai. Penjualan meningkat dan kami berharap kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilaksanakan karena sangat membantu pelaku UMKM," katanya.

Meningkatnya aktivitas ekonomi selama perhelatan Piala Dunia 2026 menunjukkan bahwa ajang olahraga internasional tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan efek berganda terhadap perekonomian lokal. Mulai dari sektor transportasi daring hingga usaha kuliner dan perdagangan kecil memperoleh manfaat dari tingginya antusiasme masyarakat.

Momentum tersebut diharapkan dapat terus dimanfaatkan melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh pelaku usaha dan penyedia jasa di Sulawesi Tengah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....