Koeman Bela Strategi Bertahan Usai Belanda Tersingkir

  • 30 Jun 2026 17:16 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Timnas Belanda harus mengakhiri langkahnya di Piala Dunia setelah kalah dari Maroko melalui adu penalti 2-3, menyusul hasil imbang 1-1 hingga babak perpanjangan waktu pada pertandingan yang berlangsung Selasa 30 Juni 2026npukul Indonesia.

Melansir dari One Football, pelatih Belanda Ronald Koeman membela keputusan menerapkan strategi bertahan dengan menurunkan lima pemain belakang. Menurutnya, pendekatan tersebut dipilih bukan karena takut menghadapi Maroko, melainkan berdasarkan analisis kekuatan lawan demi meningkatkan peluang meraih kemenangan.

Koeman mengakui strategi tersebut kemungkinan akan menuai kritik setelah Belanda gagal melaju ke babak berikutnya. Namun, ia menegaskan tidak menyesali keputusan tersebut dan akan menerapkan taktik yang sama jika menghadapi situasi serupa.

"Dengan pendekatan defensif ini, kami kebobolan jauh lebih sedikit daripada saat pertandingan babak penyisihan grup," ujar Koeman.

Meski demikian, ia mengakui strategi tersebut membuat lini serang Belanda tidak berkembang secara maksimal.

"Itu hal positif, tetapi kami juga kurang ofensif. Jika saya harus melakukannya lagi, saya akan melakukannya dengan cara yang sama," katanya.

Sepanjang pertandingan, Belanda hanya menguasai bola sekitar 30 persen dan melepaskan tiga tembakan tepat sasaran. Sementara Maroko tampil lebih dominan dengan enam tembakan yang mengarah ke gawang.

Koeman menilai hasil pertandingan akan membuat publik melihat strateginya secara berbeda. Menurutnya, apabila Belanda mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir laga, keputusan menggunakan lima bek kemungkinan justru akan dipuji.

"Saya juga tahu bahwa jika Maroko tidak menyamakan kedudukan dengan gol di menit-menit akhir, mungkin saya akan dipuji. Tetapi sekarang saya dimarahi karena memilih lima pemain bertahan," ujarnya.

Ia menegaskan keputusan tersebut juga telah dibahas bersama para pemain sebelum pertandingan dan mendapat persetujuan dari seluruh anggota tim.

"Ini bukan soal takut. Sama sekali bukan itu masalahnya. Ini tentang posisi bertahan yang lebih baik berdasarkan analisis lawan," tegas Koeman.

Koeman menambahkan akan terlebih dahulu mengevaluasi perjalanan Belanda di turnamen sebelum memutuskan masa depannya sebagai pelatih tim nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....