PDIP Boven Digoel Tolak Wacana Pilkada Tidak Langsung

  • 04 Feb 2026 09:00 WIB
  •  Bovendigoel

RRI.CO.ID,Boven Digoel – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Boven Digoel menyatakan sikap tegas menolak wacana pemilihan kepala daerah secara tidak langsung melalui DPRD. Wacana tersebut dinilai tidak mengakomodir hak politik masyarakat secara utuh sebagai pemilik kedaulatan dalam sistem demokrasi.

Sikap tersebut disampaikan politisi PDI Perjuangan Boven Digoel, Beni Anumbon, yang menegaskan bahwa pemilihan langsung merupakan bentuk penghormatan terhadap suara rakyat. Menurutnya, hak masyarakat untuk memilih pemimpin secara langsung tidak boleh dikurangi dengan alasan apa pun.

“Pemilihan kepala daerah secara langsung adalah amanat demokrasi. Jika dikembalikan melalui DPRD, maka hak masyarakat untuk menentukan pemimpinnya sendiri menjadi tidak utuh dan berpotensi tereduksi,” ujar Beni, Rabu 4 Februari 2026.

Beni menilai, mekanisme pemilihan tidak langsung membuka ruang terjadinya kepentingan politik elite, yang belum tentu sejalan dengan kehendak rakyat. DPRD sebagai representasi rakyat, kata dia, tidak bisa dijadikan satu-satunya penentu pilihan politik masyarakat.

“Belum tentu pilihan DPRD mencerminkan pilihan rakyat. Demokrasi sejati adalah ketika rakyat diberi ruang penuh untuk menentukan masa depan daerahnya sendiri,” tegasnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa wacana pemilihan tidak langsung berpotensi menutup ruang bagi calon independen untuk ikut berkompetisi dalam kontestasi politik daerah. Padahal, keberadaan calon independen merupakan bagian penting dari demokrasi yang inklusif.

“Atas dasar itu, PDI Perjuangan Boven Digoel tetap konsisten menolak wacana pemilihan kepala daerah tidak langsung. Kami berdiri pada prinsip menjaga dan memperjuangkan hak politik masyarakat,” ucap Beni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....