Pilkada Kembali ke DPR, Matikan Keran Demokrasi Rakyat
- 30 Jan 2026 20:08 WIB
- Bovendigoel
RRI.CO.ID, Boven Digoel - Wacana untuk mengembalikan mekanisme pemilihan kepala daerah (Pilkada) oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kian mencuat. Menyikapi hal ini tokoh masyarakat Boven Digoel Yohanis Okyap menilai bahwa jika ini terjadi maka demokrasi Indonesia mengalami kemunduran.
Menurut Yohanis jika wacana Pilkada kembali ke DPR kepercayaan rakyat akan memudar kepada pemerintah dan DPR. Menurutnya wacana tersebut hanya akan membuat masyarakat tidak lagi memilih.
"Saya mau katakan hari ini ya dari perbatasan, kalaupun pilkada ini dipilih oleh DPR, maka saya rasa kami sebagai masyarakat juga tidak akan memilih DPR biar adil, jadi pilkada yang sudah berjalan ini biarlah terus berjalan, jangan matikan keran demokrasi rakyat, biarkan masyarakat yang memilih pemimpinnya karna masyarakat tau mana pemimpin yang baik dan tidak,"tegas Yohanis Okyap, Jum'at 23 Januari 2026.
Selain itu menurutnya jika Pelaksanaan Pilkada yang dipilih langsung oleh rakyat dianggap membutuhkan biaya yang tinggi dan dihinggapi oleh banyaknya praktik politik uang, menurutnya Indonesia tidak miskin uang Indonesia adalah bangsa yang kaya oleh karena itu biarlah demokrasi itu terus berjalan tanpa harus mundur.
Sebagai tokoh masyarakat di perbatasan Boven Digoel, Ia minta agar hal ini untuk disikapi dengan baik untuk masa depan demokrasi Indonesia yang lebih baik, dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....