Tujuh Medali Kejuaraan Dunia Bukti Daya Saing Muaythai Indonesia

  • 26 Jun 2026 14:14 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya- Muaythai Indonesia kembali menunjukkan perkembangan positif di panggung dunia. Meski belum berhasil meraih medali emas, kontingen Merah Putih mampu membawa pulang tujuh medali dari ajang IFMA Senior World Championships 2025 yang digelar di Malaysia pada 16–26 Juni 2026.

Hasil tersebut menjadi indikator bahwa atlet-atlet Indonesia semakin mampu bersaing dengan para petarung terbaik dunia. Dari kejuaraan bergengsi tersebut, Indonesia mengoleksi tiga medali perak dan empat medali perunggu dari berbagai nomor pertandingan.

Tiga medali perak disumbangkan Aldento pada nomor Waikru Male Elite, Gina dan Kalya di nomor Mai Muay Senior U-24, serta Elijah pada kategori School U-16. Sementara empat medali perunggu diraih Dzakiah pada nomor Waikru Elite, Zahra pada nomor Waikru Senior U-24, Redho Rocky di kelas Male Elite 51 kilogram, dan Fausta pada kategori Female U-24 48 kilogram.

Ketua Umum Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI), AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menilai pencapaian tersebut merupakan hasil dari kerja keras seluruh elemen tim yang berjuang membawa nama Indonesia di arena internasional.

"Capaian ini patut kita syukuri dan menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Para atlet telah menunjukkan dedikasi, disiplin, semangat juang, dan mental bertanding yang luar biasa di tengah persaingan para atlet terbaik dunia. Mereka telah membuktikan bahwa Indonesia mampu bersaing dan berdiri sejajar dengan negara-negara kuat Muaythai internasional," ujar LaNyalla, dalam keterangan resmi yang diterima RRI Surabaya, Jumat, 26 Juni 2026.

Menurutnya, keberhasilan meraih tujuh medali tidak terlepas dari proses pembinaan yang terus dijalankan PBMI bersama pengurus daerah, pelatih, dan berbagai pihak yang terlibat dalam pengembangan olahraga Muaythai di Tanah Air.

"Kejuaraan dunia ini bukan hanya tentang medali, tetapi juga tentang membangun tradisi prestasi, memperkuat pengalaman internasional atlet, dan meningkatkan kualitas pembinaan atlet nasional. Kami akan terus memperkuat pembinaan agar Indonesia semakin kompetitif di level dunia dan mampu meraih hasil yang lebih besar pada kejuaraan-kejuaraan mendatang," lanjut LaNyalla.

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal PBMI Azwan Karim menyebut hasil di Malaysia menjadi gambaran bahwa program pembinaan yang dijalankan selama ini berada di jalur yang tepat. Selain menghasilkan medali, kejuaraan dunia juga memberikan pengalaman bertanding yang sangat penting bagi perkembangan atlet.

"Hasil ini sangat berharga karena diraih di level persaingan dunia yang sangat ketat. Selain menghasilkan medali, kejuaraan ini memberikan pengalaman penting bagi atlet untuk terus berkembang. Kami akan terus memperkuat pembinaan dan dukungan agar prestasi Muaythai Indonesia semakin meningkat," ujar Azwan Karim.

PBMI juga menyampaikan apresiasi kepada International Federation of Muaythai Associations (IFMA) yang telah menyelenggarakan kejuaraan dengan baik. Raihan tujuh medali di IFMA Senior World Championships 2025 menjadi bekal penting bagi Indonesia untuk menghadapi agenda internasional berikutnya sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu negara yang terus berkembang dalam persaingan Muaythai dunia.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....