Naturalisasi Atlet Amanat UU, Demi Mendorong Kemajuan Prestasi Olahraga

  • 25 Jun 2026 23:17 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kebijakan naturalisasi atlet terus menjadi salah satu strategi yang ditempuh pemerintah untuk memperkuat daya saing olahraga nasional di berbagai ajang internasional. Selain memiliki dasar hukum yang jelas, naturalisasi atlet berprestasi juga merupakan amanat peraturan perundang-undangan yang bertujuan mendukung peningkatan prestasi Indonesia di tingkat dunia.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) DIY, Agung Rektono Seto menegaskan, proses naturalisasi atlet bukan sekadar kebijakan olahraga semata, melainkan bagian dari mekanisme hukum yang diatur oleh negara. Oleh karena itu, pelaksanaannya dilakukan melalui prosedur yang ketat dengan mempertimbangkan kepentingan nasional serta kontribusi yang dapat diberikan oleh atlet yang bersangkutan.

“Pemberian kewarganegaraan kepada atlet berprestasi merupakan amanat undang-undang yang dapat dilakukan demi kepentingan negara, termasuk untuk mendukung peningkatan prestasi olahraga nasional. Proses tersebut dilaksanakan melalui mekanisme yang telah diatur dan melibatkan berbagai pihak terkait,” ujar Agung.

Menurutnya, naturalisasi telah menjadi praktik yang lazim dilakukan banyak negara dalam upaya memperkuat kualitas tim nasional. Dalam konteks Indonesia, kebijakan tersebut tidak dimaksudkan untuk mengabaikan pembinaan atlet lokal, melainkan menjadi langkah pelengkap guna mempercepat peningkatan daya saing di level internasional.

Agung menilai salah satu contoh yang paling terlihat adalah pada cabang olahraga sepak bola. Dalam beberapa tahun terakhir, kehadiran pemain naturalisasi telah memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas permainan dan daya saing Tim Nasional Indonesia di berbagai kompetisi internasional.

“Di sepak bola, kita dapat melihat bagaimana naturalisasi mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan performa tim nasional. Kualitas permainan meningkat, peringkat internasional mengalami perbaikan, dan Indonesia semakin kompetitif ketika menghadapi negara-negara yang sebelumnya sulit ditandingi,” ucapnya, menjelaskan.

Beri pengalaman baru

Ia menambahkan bahwa meskipun hingga saat ini Indonesia belum berhasil mewujudkan target lolos ke putaran final Piala Dunia, capaian yang diraih menunjukkan perkembangan yang sangat berarti dibandingkan periode-periode sebelumnya. Kehadiran pemain naturalisasi dinilai mampu memberikan pengalaman, mental bertanding, serta standar profesional yang turut mendorong peningkatan kualitas tim secara keseluruhan.

“Memang tujuan besar untuk tampil di Piala Dunia belum tercapai. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa kontribusi pemain naturalisasi telah membantu mengangkat prestasi sepak bola Indonesia secara signifikan. Hal tersebut terlihat dari peningkatan daya saing tim nasional dan berbagai pencapaian yang berhasil diraih dalam beberapa tahun terakhir,” kata Agung.

Lebih lanjut, Kakanwil Kemenkum DIY menegaskan, naturalisasi tidak boleh dipandang sebagai solusi tunggal dalam pembangunan olahraga nasional. Keberhasilan jangka panjang tetap harus ditopang oleh sistem pembinaan atlet usia dini, kompetisi yang berkualitas, peningkatan fasilitas olahraga, serta pengembangan sumber daya manusia di bidang kepelatihan.

Menurutnya, kombinasi antara pembinaan atlet lokal yang berkelanjutan dan kehadiran atlet naturalisasi yang berkualitas dapat menjadi formula efektif untuk mempercepat peningkatan prestasi Indonesia di berbagai cabang olahraga.

“Pembinaan atlet nasional tetap menjadi fondasi utama. Naturalisasi berfungsi sebagai akselerator yang dapat memperkuat tim dalam jangka pendek hingga menengah. Keduanya harus berjalan beriringan agar Indonesia mampu bersaing secara konsisten di tingkat internasional,” ujarnya, Rabu, 24 Juni kemarin.

Selain memberikan manfaat bagi prestasi olahraga, proses naturalisasi juga mencerminkan komitmen negara dalam memanfaatkan instrumen hukum untuk mendukung kepentingan nasional. Oleh karena itu, setiap permohonan naturalisasi atlet akan melalui tahapan verifikasi yang komprehensif, mulai dari aspek administrasi, rekam jejak prestasi, hingga kontribusi yang dapat diberikan bagi bangsa dan negara.

Agung berharap masyarakat dapat melihat kebijakan naturalisasi secara objektif sebagai bagian dari strategi pembangunan olahraga nasional yang telah diterapkan oleh banyak negara. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, federasi olahraga, atlet, dan masyarakat, Indonesia diharapkan mampu terus meningkatkan prestasi dan mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

“Pada akhirnya, tujuan utama dari setiap kebijakan di bidang olahraga adalah menghadirkan prestasi yang membanggakan bagi Indonesia. Naturalisasi atlet berprestasi merupakan salah satu instrumen yang sah menurut hukum dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung terwujudnya tujuan tersebut,” kata Agung, menandaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....