DPP PERBASI Panggil Campus League usai Insiden Semifinal Regional Jakarta
- 02 Jun 2026 07:43 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - DPP PERBASI memanggil panitia Campus League merespons insiden semifinal Basketball Regional Jakarta di Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Banten. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen menjaga keamanan atlet dalam setiap pertandingan basket nasional.
Pers release PERBASI yang diterima RRI, Minggu, 31 Mei 2026, mengabarkan Sekjen DPP PERBASI Nirmala Dewi bersama sejumlah pengurus pusat lainnya berkomunikasi dengan pihak Campus League dalam rapat daring yang berlangsung via Zoom pada Minggu pagi. Dalam pertemuan tersebut, pihak Campus League dipimpin langsung CEO Ryan Gozali.
Nirmala Dewi menyampaikan keprihatinan atas insiden semifinal antara Institut Perbanas Jakarta melawan Bina Nusantara. Pertandingan tersebut berlangsung di Basketball Court Universitas Pelita Harapan (UPH) pada Sabtu, 30 Mei 2026.
Insiden terjadi ketika seorang pemain Perbanas terjatuh saat memperebutkan bola. Tubuh pemain Binus kemudian menimpa dirinya hingga pelipis membentur permukaan lapangan.
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan pelipis pemain Perbanas mengalami retak akibat benturan keras. Kejadian itu menjadi perhatian serius DPP PERBASI dalam evaluasi penyelenggaraan kompetisi.
“Kami memanggil Panitia Pelaksana Campus League Basketball Regional Jakarta untuk memberikan penjelasan atas kejadian tersebut. Kami sangat berkomitmen memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh atlet,” ujar Nirmala.
“DPP PERBASI mengapresiasi langkah cepat panitia memberikan pelayanan VIP kepada atlet yang mengalami cedera. Penanganan tersebut menunjukkan perhatian serius terhadap keselamatan dan pemulihan atlet,” katanya menambahkan.
Selain itu, DPP PERBASI mengingatkan pentingnya koordinasi dengan pengurus daerah saat penyelenggaraan kegiatan. Keterlibatan DPD setempat dinilai penting meski rekomendasi telah diterbitkan pengurus pusat.
Menanggapi evaluasi tersebut, Ryan Gozali menjelaskan permukaan lapangan UPH bukan berbahan beton murni seperti yang beredar. Lapangan tersebut menggunakan Plexipave Cushion System yang berfungsi meredam benturan pemain.
“Kualitas permukaan lapangan menggunakan Plexipave Cushion System sehingga tidak benar disebut beton murni. Sistem tersebut banyak digunakan pada fasilitas olahraga modern di berbagai negara,” kata Ryan.
Menurutnya, sistem pelapisan lapangan terdiri atas enam tahapan konstruksi berbeda. Seluruh lapisan dirancang untuk meningkatkan keamanan serta kenyamanan atlet saat bertanding.
Ryan menambahkan pemilihan venue telah melalui koordinasi bersama technical delegate DPP PERBASI. Pemeriksaan fasilitas juga dilakukan bersama pihak Universitas Pelita Harapan sebelum kompetisi berlangsung.
“Upaya menghadirkan pertandingan yang nyaman sudah dilakukan sejak awal persiapan. Namun kejadian semifinal kemarin tentu tidak diinginkan seluruh pihak,” katanya.
Ryan memastikan seluruh kebutuhan medis atlet menjadi tanggung jawab penyelenggara kompetisi, termasuk seluruh biaya pengobatan yang ditanggung dengan fasilitas VIP. Bahkan perawatan dilakukan mengikuti permintaan keluarga agar dekat dengan tempat tinggal.
Sementara pihak UPH menyatakan kualitas lapangan dinyatakan sesuai dokumen konstruksi yang berlaku. Sport Director UPH, Stephen Lester Metcalfe menyebut lapangan menggunakan lapisan aspal dan karet.
Metcalfe menegaskan material tersebut telah digunakan sejak 2008 tanpa masalah berarti. Ia menilai standar lapangan sudah memenuhi kebutuhan pertandingan basket kompetitif.
Technical Delegate DPP PERBASI Abdul Rozak juga membantah anggapan lapangan hanya berupa beton. “Tidak benar lapangan tersebut hanya beton karena sudah kami periksa langsung. Terdapat lapisan karet yang berfungsi membantu meredam benturan pemain,” kata Rozak.
Selepas insiden, Campus League tetap berkomitmen menggelar pertandingan di lingkungan kampus. Kebijakan itu diharapkan mendorong pengembangan fasilitas olahraga berstandar global dan ramah siaran.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....