Indonesia Gagal Raih Gelar di All England 2026

  • 10 Mar 2026 04:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Indonesia belum berhasil meraih gelar juara di All England 2026. Satu-satunya wakil tersisa kandas di babak semifinal.

Pasangan Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin kalah dari pasangan Korea Selatan. Mereka takluk dari Kim Won Ho dan Seo Seung Jae.

Kepala Bidang Binpres PP PBSI Eng Hian mengakui target juara belum tercapai. Namun ia tetap mengapresiasi penampilan atlet muda Indonesia.

"Secara umum kami melihat ada dua sisi dari hasil tim Indonesia. Bahkan, progres pemain muda cukup menggembirakan," kata Eng Hian dalam keterangan tertulis, Senin, 9 Maret 2026.

Menurut Eng Hian, pemain muda mampu tampil kompetitif di turnamen besar. Hal itu terlihat dari penampilan Raymond dan Joaquin.

Ia menyebut ini tanda regenerasi mulai berjalan. "Mereka mampu bersaing di turnamen dengan tekanan tinggi seperti All England," ujarnya.

PBSI juga memberi apresiasi khusus kepada pasangan Raymond dan Joaquin. Keduanya tampil impresif pada debut di All England.

Mereka berhasil menyingkirkan unggulan kelima Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri. Kemenangan itu menjadi kejutan pada turnamen tersebut.

Raymond dan Joaquin juga mengalahkan unggulan ketiga asal China. Mereka menundukkan pasangan Liang Wei Keng dan Wang Chang.

Di semifinal, pasangan muda Indonesia memberi perlawanan sengit. Meski akhirnya kalah dari pasangan nomor satu dunia.

PBSI berencana melakukan evaluasi menyeluruh setelah turnamen. Evaluasi melibatkan pelatih dan tim pendukung pelatnas.

PBSI juga mencari metode pembinaan lebih efektif. "Evaluasi diperlukan agar atlet bisa tampil lebih maksimal di turnamen besar," kata Eng Hian.

Setelah All England, tim Indonesia melanjutkan tur Eropa. Mereka dijadwalkan mengikuti Swiss Open dalam kalender BWF World Tour.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....