Putra Tri Ramadani Raih Perunggu di Chamonix

  • 13 Jul 2026 10:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Putra Tri Ramadani meraih medali perunggu disiplin lead di World Climbing Series Chamonix dengan mencapai titik 38+, menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang melaju ke babak semifinal dan final.
  • Peringkat dunia Srondeng meningkat menjadi nomor tiga kategori lead sepanjang 2026 dengan skor 2.680, mengungguli rekan senegaranya dan menunjukkan konsistensi performa di level internasional.
  • Emas diraih Alberto Gines Lopez (Spanyol, 39+), perak Luka Potocar (Slovenia, 38+), dan perunggu Putra Tri Ramadani (Indonesia, 38+), dengan Potocar unggul atas Srondeng berdasarkan aturan countback.

RRI.CO.ID, Chamonix - Putra Tri Ramadani, atlet panjat tebing Indonesia, berhasil membawa pulang medali perunggu disiplin lead di World Climbing Series Chamonix, Prancis, Senin 13 Juli 2026 dini hari. Putra yang akrab disapa Srondeng menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang bisa melaju ke babak semifinal dan final.

Ia berhasil mencapai titik 38+ dan berhak atas medali perunggu setelah berusaha maksimal mengamankan gelar. Pada lead putra, medali emas diraih Alberto Gines Lopez dari Spanyol dengan titik 39+ dan perak diraih Luka Potocar dari Slovenia dengan titik 38+.

Potocar mengungguli Srondeng akibat aturan countback meski mencapai titik pegangan yang sama. Di nomor putri, Annie Sanders dari AS menjadi pemenang dengan titik 52+, perak diraih Aleksandra Totkova dari Bulgaria (48), dan perunggu Chaehyun Seo dari Korea Selatan (47+).

Pelatih Lead Timnas Panjat Tebing Indonesia Amri mengatakan pencapaian ini menunjukkan konsistensi Srondeng di nomor lead. "Dengan naik podium tiga, ini menunjukkan konsistensi performa Srondeng yang harus kita jaga terus," ujar Amri.

Dengan meraih peringkat tiga, poin Srondeng pun semakin meningkat. Ia kini menduduki peringkat tiga dunia kategori lead sepanjang 2026 dengan skor 2.680.

Peringkat pertama diduduki atlet Jepang Neo Suzuki dengan skor 3.130. Peringkat kedua ditempati Alberto Gines Lopez dengan skor 2.910.

Adapun Luka Potocar menduduki peringkat empat dengan skor 2.145. Prestasi ini menjadi modal berharga bagi Srondeng untuk terus bersaing di level dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....