Penantian 46 Tahun, Hoki Es AS Raih Medali Emas Olimpiade 2026

  • 23 Feb 2026 13:49 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Milan - Tim hoki es putra Amerika Serikat (AS) sukses merebut medali emas di Olimpiade Musim Dingin 2026. Pencapaian ini diraih setelah menaklukkan rival klasik mereka, Kanada 2-1 lewat overtime dalam partai final, 22 Februari 2026.

Kemenangan ini menjadi medali emas pertama AS setelah 46 tahun lamanya dalam turnamen hoki es putra Olimpiade. Sekaligus mengulang momen legendaris “Miracle on Ice", yakni kemenangan ikonik hoki es AS pada tahun 1980.

Pertandingan final berlangsung di Santagiulia Ice Hockey Arena, Milan, di hadapan ribuan penonton dari kedua negara. AS membuka skor lebih dulu melalui gol Matt Boldy di menit ke 6.00, memberi momentum bagi mereka untuk mendominasi periode pertama.

Pertahanan kedua tim terlihat cukup solid. Hingga menjelang akhir periode kedua, belum ada yang berhasil mencetak gol.

Namun, Kanada berhasil membalas melalui gol Cale Makar di menit 18.16. Gol Makar menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Periode kedua berlanjut sengit di menit-menit akhir. Namun, pertandingan berlanjut ke periode ketiga tanpa ada skor tambahan dari keduanya.

Lagi-lagi, pertahanan baik Kanada maupun AS sama-sama sulit untuk ditembus. Terutama, kiper AS, Connor Hellebuyck yang berhasil menahan serangan bertubi-tubi dari Macklin Celebrini, Shea Theodore, hingga Nathan MacKinnon.

Hal ini kembali memaksa mereka untuk melanjutkan pertandingan ke babak overtime. Dengan sistem 'sudden death' di babak ini, siapapun yang berhasil mencetak gol lebih dulu adalah pemenangnya.

Di overtime 3-on-3, suasana semakin memanas. Jack Hughes menjadi pahlawan malam itu dengan gol di menit 1.41 overtime yang otomatis memastikan emas untuk AS.

Menurut statistik, 41 dari 42 serangan Kanada berhasil dihadang oleh AS. Upaya kiper Hellebuyck itu disebut sebagai "penyelamatan terbesar di turnamen".

"Ini akan dikenang sebagai salah satu penampilan terbaik sepanjang masa. Inilah penampilan kiper Amerika Serikat yang luar biasa, jika kita tidak punya dia, kita tidak menang," ujar penyerang tim AS, Matthew Tkachuk usai pertandingan.

Sang kiper, Helleybuck turut mengungkapkan rasa bahagianya usai tampil impresif. Ia mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari kemenangan tim nasional negaranya tersebut.

"Saya sangat menyukai tim ini, kami bersenang-senang, berjuang, dan bertarung bersama. Ini adalah salah satu pertandingan hoki terbaik dan paling menyenangkan yang pernah saya mainkan," ujar Hellebuyck.

Atmosfer final antara USA dan Kanada disebut sebagai salah satu pertandingan terbaik di Milano Cortina 2026. Peluang juara kedua tim hampir sama besar, tapi ketangguhan tim AS hingga akhir laga yang akhirnya memutuskan nasib pertandingan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....