Kabut Asap, Enam Pesawat Delay di Bandara Syamsudin Noor
- 20 Jul 2026 12:24 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Banjarbaru mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Senin pagi 20 Juli 2026. Enam penerbangan pun mengalami keterlambatan atau Delay karena jarak pandang di landasan pacu turun drastis hingga sekitar 500 meter.
General Manager Bandara Internasional Syamsudin Noor, Stefhanus, mengatakan penurunan jarak pandang terjadi antara pukul 06.00 hingga 07.00 Wita. Kondisi tersebut membuat proses lepas landas tidak dapat dilakukan sesuai prosedur keselamatan penerbangan.
"Visibility sempat turun dari sekitar 2.000 meter menjadi sekitar 500 meter. Dalam kondisi seperti itu, beberapa penerbangan terpaksa ditunda hingga situasi kembali aman," ujarnya.
Enam penerbangan yang terdampak merupakan rute Banjarmasin menuju Jakarta, Semarang, Samarinda, Surabaya, dan Yogyakarta. Bahkan, beberapa pesawat yang telah bersiap menuju landasan pacu harus menghentikan proses keberangkatan dan kembali menunggu karena jarak pandang belum memenuhi batas aman untuk lepas landas.
Stefhanus menegaskan penundaan dilakukan semata-mata untuk mengutamakan aspek keselamatan penerbangan. Setelah kabut asap mulai menipis dan jarak pandang kembali membaik kurang dari satu jam kemudian, operasional penerbangan berangsur normal.
Kabut asap yang menyelimuti Banjarbaru pada Senin pagi merupakan dampak dari meningkatnya aktivitas karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan. Selain memengaruhi kualitas udara, kondisi tersebut juga berdampak pada transportasi udara karena menurunkan jarak pandang secara signifikan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....