Apresiasi Petani, Presiden Prabowo Ajak Masyarakat Pahami Proses Budidaya Padi

  • 17 Jul 2026 20:33 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi tinggi kepada petani dan nelayan Indonesia yang memproduksi pangan untuk seluruh rakyat, menyebut mereka sebagai pahlawan sejati.
  • Presiden menantang mereka yang mengkritik harga beras mahal untuk turut menanam padi dan merasakan beban kerja petani secara langsung.
  • Acara panen raya diselenggarakan di Malang, Jawa Timur, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian.

RRI.CO.ID, Malang - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan apresiasi kepada para petani yang terus bekerja keras memenuhi kebutuhan pangan nasional. Presiden juga mengajak pihak yang menilai harga beras masih mahal untuk memahami proses budidaya padi dengan terjun langsung ke lapangan.

“Terima kasih petani dan nelayan Indonesia, kau adalah pahlawan yang sebenarnya, kau menghasilkan pangan untuk kita semua. Yang mengatakan beras terlalu mahal, suruh ikut kau tanam beras, kalau petani beras tidak boleh dapat penghasilan tinggi, suruh mereka tanam padi sendiri,” kata Presiden Prabowo dalam sambutannya pada acara panen raya di Malang, Jawa Timur, Jumat, 17 Juli 2026.

Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, kata Presiden Prabowo akan menyiapkan lahan sawah. Lahan diperuntukan bagi pihak yang mempermasalahkan harga beras mahal.

“TNI akan siapkan lahan untuk mereka, Menteri Pertanian siapkan lahan untuk mereka, suruh tanam sendiri, enak aja. Terima kasih saya bangga dengan petani, saya bangga dengan TNI, saya bangga dengan Polri,” kata Presiden Prabowo..

Pada panen raya, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada TNI/Polri yang turut dalam mewujudkan ketahanan pangan. Presiden Prabowo meminta agar keterlibatan TNI/Polri dalam urusan pangan, tidak perlu dperdebatkan.

TNI/Polri kata Presiden Prabowo adalah milik rakyat Indonesia. Oleh sebab itu, pemerintah bersama TNI/Polri harus mengatasi kesulitan rakyat.

“Tidak usah terlalu apalah, ini prosedur ini apa, kenapa tentara ikut di sawah, kenapa Polisi ikut nanam jagung. Ini Indonesia, TNI-Polri milik rakyat, kesulitan rakyat harus kita atasi, TNI-Polri harus mengatasi kesulitan rakyat,” katanya.

“Hari ini saya bangga, hari ini saya bahagia, saya sungguh bahagia dan saya sungguh merasa terharu. TNI bangun berapa ribu jembatan, Polri juga berapa ribu titik air, kita atasi kesulitan rakyat, kita atasi."

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....