Presiden: Indonesia Terbuka Terhadap Investasi, tapi Harus Saling Menguntungkan

  • 17 Jul 2026 08:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia terbuka terhadap investasi dan kerja sama dengan berbagai negaral namun, kerja sama harus dibangun atas dasar saling menguntungkan.
  • Presiden menegaskan Indonesia saat ini memiliki posisi yang kuat dan tidak lagi bisa dipandang sebelah mata, setiap kerja sama internasional tetap berpihak pada kepentingan nasional.
  • Presiden menyampaikan apresiasi kepada Inpex Corporation dari Jepang, Petronas dari Malaysia, dan Pertamina sebagai perusahaan nasional Indonesia yang berkontribusi dalam proyek LNG Abadi Masela.

RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia terbuka terhadap investasi dan kerja sama dengan berbagai negara. Namun, kerja sama tersebut harus dibangun atas dasar saling menguntungkan serta memberikan manfaat bagi rakyat Indonesia.

Presiden mengatakan Indonesia memilih menjalin hubungan baik dengan seluruh negara. Indomesia terbuka untuk berbagai peluang kemitraan bagi investor yang ingin berinvestasi di Tanah Air.

"Kita bersahabat sama semua negara, dalam kondisi ini kita terbuka kepada semua mitra, semua negara yang mau masuk ke Indonesia. Mau bermitra sama Indonesia, mau bekerja dengan saling menguntungkan, ini sikap kita," kata Presiden saat meresmikan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) LNG Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku, secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.

Meski begitu, Presiden menegaskan Indonesia saat ini memiliki posisi yang kuat dan tidak lagi bisa dipandang sebelah mata. Pemerintah, kata Presiden, akan memastikan setiap kerja sama internasional tetap berpihak pada kepentingan nasional.

"Tapi semua pihak juga harus mengerti bahwa Indonesia sekarang sudah dewasa. Pemimpin-pemimpin Indonesia bukan pemimpin yang bodoh, bukan pemimpin yang naif, bukan pemimpin yang penakut," ujarnya.

Presiden mengatakan pemerintah menghargai kontribusi para investor yang terlibat dalam pengembangan LNG Abadi Masela. Ia mengapresiasi kepada Inpex Corporation dari Jepang, Petronas dari Malaysia, dan Pertamina sebagai perusahaan nasional Indonesia.

"Kita hargai dari kawan-kawan kita dari Jepang yang investasi di sini, dari Inpex. Kita juga berterima kasih saudara-saudara kita dari Malaysia, Petronas juga ikut di sini," ucap Presiden.

"Dan kita tentunya bangga putra-putri kita, perusahaan nasional kita. Pertamina, ada di sini," kata Presiden melanjutkan.

Presiden menekankan bahwa pemerintah ingin menciptakan iklim investasi yang sehat dan menguntungkan semua pihak. Menurutnya, keberhasilan proyek investasi juga harus memberikan keuntungan bagi mitra yang menanamkan modal di Indonesia.

"Para investor harus untung, sekali lagi, sebagai bangsa yang punya harga diri dan kehormatan. Kita yang malu kalau mitra kita tidak puas, kalau mitra kita rugi, kalau mitra kita tidak bahagia," ujar Presiden.

Namun di saat yang sama, pemerintah memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan manfaat investasi dirasakan masyarakat luas. Karenanya, setiap proyek strategis harus berkontribusi terhadap pembangunan nasional dan kesejahteraan rakyat.

"Tapi sebaliknya, kita punya tanggung jawab yang besar kepada rakyat kita. Kita perlu energi ini untuk melaksanakan transformasi bangsa," ucap Presiden.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....