Presiden Prabowo Yakin LNG Masela Akan Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia Timur
- 16 Jul 2026 18:33 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto meyakini Proyek LNG Abadi Masela akan menjadi penggerak kemajuan ekonomi kawasan Indonesia Timur.
- Presiden juga meminta agar proyek LNG Abadi Masela memberikan ruang yang besar bagi tenaga kerja lokal dan pengusaha daerah.
- Indonesia memiliki cadangan energi yang besar, termasuk di wilayah Maluku dan Kepulauan Tanimbar.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto meyakini Proyek LNG Abadi Masela akan menjadi penggerak kemajuan ekonomi kawasan Indonesia Timur. Selain memperkuat ketahanan energi, proyek tersebut diharapkan membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
"Saya yakin proyek ini nanti akan menjadi pendorong bagi kemajuan Indonesia, khususnya Indonesia Timur. Ini juga memperkuat kemandirian energi nasional Indonesia dan juga tonggak yang penting bagi kesejahteraan rakyat Indonesia," kata Presiden saat meresmikan groundbreaking LNG Abadi Masela di Kepulauan Tanimbar, Maluku, secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.
Presiden mengatakan Indonesia memiliki cadangan energi yang besar, termasuk di wilayah Maluku dan Kepulauan Tanimbar. Potensi tersebut harus dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Proyek LNG Abadi Masela, bagi Presiden memiliki arti strategis, karena akan mendukung agenda hilirisasi dan industrialisasi nasional. Ketersediaan energi yang memadai menjadi faktor penting untuk mendorong pertumbuhan industri dan menciptakan nilai tambah di dalam negeri.
"Kita perlu energi ini untuk melaksanakan transformasi bangsa, kita ingin menjadi negara yang modern. Kita ingin menjadi bangsa yang produktif, kita ingin menjadi bangsa yang menghasilkan produk-produk industri," kata Presiden.
Presiden menegaskan pembangunan ekonomi harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Karena itu, pemerintah mendorong keterlibatan masyarakat lokal dan pelaku usaha daerah dalam pengembangan proyek tersebut.
"Ekonomi harus untuk rakyat, bukan rakyat untuk ekonomi. Semua ini milik rakyat, dan tanggung jawab kita adalah menjamin bahwa rakyat merasakan manfaatnya," ujar Presiden.
Presiden juga meminta agar proyek LNG Abadi Masela memberikan ruang yang besar bagi tenaga kerja lokal dan pengusaha daerah. Pemerintah akan mendorong berbagai bentuk keberpihakan agar manfaat ekonomi proyek dapat dirasakan secara luas.
"Komitmen tadi mengutamakan putra daerah, membantu pengusaha-pengusaha lokal. Kalau ada pengusaha lokal yang mungkin kurang kompetensinya, ya dibantu, ada keberpihakan, ada affirmative action," ucap Presiden.
Keberadaan LNG Abadi Masela, disebut Presiden, akan mempercepat pembangunan kawasan timur Indonesia. Sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang mandiri di sektor energi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....