APPMBGI Dukung Penguatan Tata Kelola Program MBG Lewat Dialog

  • 15 Jul 2026 11:10 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • APPMBGI menegaskan dukungan penuh terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis sebagai investasi strategis untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 dan sumber daya manusia unggul.
  • Program MBG dinilai efektif dalam meningkatkan kualitas gizi anak, memperkuat ketahanan pangan, menekan stunting, serta menggerakkan ekonomi daerah melalui pelibatan berbagai pelaku usaha.
  • APPMBGI mendorong pemerintah untuk memperkuat konsultasi, komunikasi, dan kolaborasi setara dengan mitra pelaksana dalam setiap pengambilan kebijakan strategis demi keberlanjutan program.
  • Organisasi mendukung langkah perbaikan tata kelola dan peningkatan akuntabilitas, namun mengharapkan proses dilakukan secara terukur, transparan, dan komunikatif tanpa menimbulkan ketidakpastian.

RRI.CO.ID, Jakarta - Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) menegaskan dukungan terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis nasional. Program tersebut dinilai menjadi investasi strategis mewujudkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua Umum APPMBGI Abdul Rivai Ras menilai Program MBG merupakan investasi jangka panjang meningkatkan kualitas gizi anak nasional. Program tersebut juga memperkuat ketahanan pangan, menekan stunting, serta menggerakkan ekonomi daerah melalui pelibatan berbagai pelaku usaha.

“Program MBG harus terus dilanjutkan dan diperkuat. Evaluasi yang dilakukan pemerintah merupakan bagian dari proses penyempurnaan kebijakan yang wajar dalam sebuah program berskala nasional,” kata Abdul Rivai Ras dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu, 15 Juli 2026.

Rivai berharap evaluasi Program MBG memberikan kepastian, kejelasan arah, serta ruang dialog bagi seluruh mitra pelaksana. Ia juga mendorong BGN memperkuat konsultasi dan komunikasi sebelum menetapkan kebijakan strategis yang berdampak pada operasional lapangan.

“Pelibatan mitra sejak perumusan kebijakan memastikan setiap keputusan mempertimbangkan implementasi, kesiapan operasional, dan keberlanjutan rantai pasok. Langkah tersebut juga memperhatikan dampaknya terhadap masyarakat yang bergantung pada ekosistem Program Makan Bergizi Gratis,” ucap Rivai.

Menurutnya, tata kelola yang baik hanya dapat diwujudkan melalui kolaborasi yang setara antara pemerintah dan para mitra pelaksana. Karena itu, organisasi tersebut mendukung langkah pemerintah dalam memperkuat pengawasan dan meningkatkan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

“Kami mendukung penuh langkah-langkah pembenahan tata kelola tersebut. Namun, kami juga berharap proses perbaikan dilakukan secara terukur, transparan, dan komunikatif sehingga tidak menimbulkan ketidakpastian yang dapat merugikan para mitra,” ucap Rivai.

Lebih lanjut, Rivai menegaskan dialog dan kemitraan menjadi pendekatan utama menyelesaikan berbagai dinamika dalam pelaksanaan Program MBG. Ia meyakini keberhasilan program tercapai melalui komunikasi terbuka, saling percaya, dan semangat gotong royong seluruh pemangku kepentingan.

“Kami tidak mengambil posisi konfrontatif terhadap pemerintah maupun Badan Gizi Nasional. Kritik harus disertai solusi, demi kemitraan sehat mewujudkan tujuan nasional bersama,” kata Rivai menegaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....