Menaker Hadiri Forum BRICS Bahas Jaminan Sosial dan Keterampilan Kerja
- 14 Jul 2026 16:42 WIB
- Jakarta
Poin Utama
- Menteri Ketenagakerjaan Yassierli akan menghadiri LEMM BRICS pada 15–16 Juli 2026 di India untuk membahas penguatan kerja sama ketenagakerjaan internasional.
- Forum akan membahas empat isu strategis: jaminan sosial dan formalisasi pasar kerja, partisipasi perempuan, pengembangan keterampilan, dan pemanfaatan teknologi digital untuk pekerja gig dan platform.
- Indonesia siap berkontribusi aktif dan berbagi praktik baik untuk mewujudkan dunia kerja yang inklusif, produktif, tangguh, dan berkelanjutan di tingkat global.
RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan RI Yassierli akan menghadiri Labour and Employment Ministers' Meeting (LEMM) BRICS di India pada 15–16 Juli 2026. Pertemuan para menteri ketenagakerjaan negara anggota BRICS itu membahas penguatan kerja sama dalam menghadapi tantangan dunia kerja yang terus berkembang.
Forum tersebut akan mengangkat empat isu strategis, yakni penguatan jaminan sosial dan formalisasi pasar kerja, peningkatan partisipasi perempuan, pengembangan keterampilan kerja dan daya saing, serta pemanfaatan teknologi digital bagi seluruh pekerja, termasuk pekerja gig dan platform digital.
"Forum BRICS menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat kerja sama internasional di bidang ketenagakerjaan. Melalui forum ini, Indonesia dapat bertukar pengalaman, memperluas kolaborasi, serta memperkuat sinergi dalam merumuskan kebijakan yang adaptif terhadap perubahan dunia kerja," ujar Menteri Ketenagakerjaan Yassierli melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Selasa 14 Juli 2026.
Yassierli mengatakan tantangan ketenagakerjaan saat ini semakin kompleks, mulai dari transformasi pasar kerja, perubahan kebutuhan kompetensi, hingga perluasan perlindungan bagi pekerja. Menurutnya, kolaborasi antarnegara menjadi kunci untuk menghadirkan solusi yang efektif dan saling menguatkan.
"Indonesia siap berkontribusi secara aktif dalam setiap pembahasan serta berbagi praktik baik yang telah dilakukan untuk mendukung terwujudnya dunia kerja yang lebih inklusif, produktif, tangguh, dan berkelanjutan," kata Yassierli.
Kementerian Ketenagakerjaan berharap keikutsertaan Indonesia dalam LEMM BRICS dapat memperkuat kemitraan internasional sekaligus menjadi masukan dalam penyusunan kebijakan ketenagakerjaan nasional. Forum tersebut juga menjadi sarana memperdalam pemahaman bersama mengenai berbagai pendekatan dalam menghadapi perubahan dunia kerja di tingkat global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....