Layanan BPJS Kesehatan Jangkau Daerah 3T lewat VIOLA dan BPJS Keliling
- 13 Jul 2026 18:23 WIB
- Makassar
RRI.CO.ID, Makassar - BPJS Kesehatan terus memperluas akses layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) melalui layanan Virtual Office Layanan Informasi dan Administrasi (VIOLA) dan BPJS Keliling. Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, mengatakan kedua layanan tersebut merupakan implementasi program Layanan Ujung Negeri (LANURI) yang menjadi bagian dari Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan.
"Optimalisasi VIOLA dan BPJS Keliling tersebut merupakan wujud implementasi Layanan Ujung Negeri (LANURI), salah satu dari Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan. Harapan kami, LANURI dapat memudahkan akses layanan JKN bagi masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil atau aksesnya terbatas karena kondisi geografis," ujar Pujo saat Launching LANURI dan Closing Quick Wins 100 Hari Kerja Direksi BPJS Kesehatan, Senin 13 Juli 2026.
VIOLA merupakan layanan administrasi tanpa tatap muka berbasis video conference yang memungkinkan masyarakat mengurus administrasi kepesertaan JKN, memperoleh informasi, hingga menyampaikan pengaduan secara real time. Layanan ini difasilitasi melalui puskesmas, kantor desa, kecamatan, sekolah, dan berbagai titik layanan lainnya di daerah 3T.
Selama periode Januari hingga Mei 2026, layanan VIOLA telah dimanfaatkan sebanyak 218.729 kali. Pemanfaatan terbanyak dilakukan di puskesmas, dengan layanan yang paling banyak diakses berupa informasi dan perubahan data Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Mayoritas pengguna layanan berasal dari segmen peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK).
Menurut Pujo, optimalisasi layanan tersebut diperlukan karena tidak seluruh wilayah di Indonesia telah mampu mengadopsi layanan digital akibat keterbatasan jaringan komunikasi, kondisi geografis, dan belum meratanya literasi digital masyarakat.
"Adapun beberapa program utama yang telah tercapai adalah JKN 3T, P-Care MBG, dan Eliminasi Inefisiensi untuk upaya efisiensi biaya JKN serta pencegahan, pendeteksian, dan penanganan perilaku inefisiensi termasuk potensi fraud," kata Pujo.
Deputi Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi, Panel Barus, mengapresiasi langkah BPJS Kesehatan dalam memperluas akses JKN di wilayah 3T. "Kami akan mendorong jajaran pengurus Koperasi di daerah 3T untuk mendukung pelaksanaan LANURI sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh masyarakat Indonesia," kata Panel Barus.
Sementara itu, Kepala Pusat Kesehatan TNI, dr. Hadi Juanda, menyatakan jaringan pelayanan kesehatan TNI siap mendukung pelaksanaan LANURI melalui mobilisasi tenaga kesehatan, pemanfaatan fasilitas kesehatan TNI, pengoperasian kapal rumah sakit, serta dukungan sekitar 76 ribu personel Babinsa yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Jaringan pelayanan kesehatan TNI yang tersebar di seluruh negeri dapat dimanfaatkan untuk mendukung LANURI, termasuk mobilisasi personel kesehatan ke daerah terpencil dan pemanfaatan kapal rumah sakit untuk layanan di pulau-pulau terpencil," ujar dr. Hadi Juanda.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....