Pangdam XIV/Hasanuddin Tegaskan Masuk Seleksi TNI Gratis

  • 08 Jun 2026 19:48 WIB
  •  Makassar

RRI.CO.ID, Makassar – Pangdam XIV/Hasanuddin mencegah terjadinya calo ataupun mafia seleksi Akademi TNI yang sedang di Panitia Daerah di Kodam XIV/Hasanuddin. Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko selaku Ketua Panitia Seleksi Integratif Tingkat Daerah (Panselinda) Makassar melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap pelaksanaan tes Mental Ideologi (MI) penerimaan Calon Taruna (Catar) Akademi TNI Tahun Anggaran 2026.

Sidak yang dilakukan Pangdam XIV/Hasanuddin untuk memastikan seluruh tahapan seleksi penerimaan Akademi TNI berjalan secara objektif, transparan, dan bebas dari praktik percaloan maupun mafia werfing, yang dilaksanakan di Balai M. Yusuf, Jl. Jenderal Sudirman, Kota Makassar, Senin 8 Juni 2026.

Pangdam Mayjen TNI Bangun Nawoko menjelaskan bahwa peserta yang mengikuti tes MI merupakan calon taruna yang telah melewati sejumlah tahapan seleksi ketat, mulai dari pemeriksaan kesehatan pertama, psikologi, hingga tes kesamaptaan jasmani. Dari total 420 pendaftar, kini tersisa 96 peserta yang berhak mengikuti wawancara Mental Ideologi secara tertutup oleh tim penguji dari matra Darat, Laut, dan Udara.

Pangdam juga menegaskan bahwa seluruh proses seleksi dilaksanakan dengan standar yang ketat dan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk persyaratan nilai Intelligence Quotient (IQ) minimal 110 untuk dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. "Kepada seluruh panitia seleks saya mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme selama pelaksanaan seleksi," Tegas Pangdam.

"Kalian sudah disumpah untuk melaksanakan seleksi sesuai dengan standar operasional dan ketentuan yang berlaku, artinya apa di sini tidak boleh ada niat sekecil apapun kalian untuk mengambil keuntungan dari seleksi ini," Tambahnya.

Di hadapan para peserta, Mayjen TNI Bangun Nawoko menekankan bahwa kelulusan hanya ditentukan oleh kemampuan dan kualitas diri masing-masing calon taruna. Pangdam juga mengajak para peserta untuk turut membantu memerangi mafia werfing dengan menyampaikan kepada masyarakat bahwa proses masuk TNI tidak dipungut biaya. "Yang bisa meluluskan diri kalian atau tidak meluluskan kalian adalah diri kalian sendiri, ingat ini Saya tidak bisa perang sendirian melawan mafia werfing,"Ucapnya.

Untuk itu lanjut Mayjen TNI Bangun Nawoko, minta bantuan kepada peserta untuk membantu memerangi mafia werfing dengan cara menyampaikan kepada orang tua peserta bahwa masuk TNI itu gratis, tidak dipungut biaya.

Menurut Pangdam TNI tidak akan mengorbankan instansi yang begitu besar dan sangat dipercaya oleh rakyat untuk merekrut para prajuritnya yang tidak memenuhi syarat.

Kalian nanti akan menjadi calon-calon pemimpin masa depan TNI, kalianlah yang akan membawa TNI ke depan menjadi lebih hebat. Besar harapan saya bahwa seleksi ini transparan, adil dan tidak merugikan siapapun. Saya tidak memiliki kepentingan untuk membantu siapa pun di sini," kembali tegaskan Mayjen TNI Bangun Nawoko.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....