Pelatihan Bisnis Multiplatform RRI Cetak Agen Kemitraan Baru

  • 08 Jul 2026 13:47 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pelatihan Pengembangan Bisnis Multiplatform Angkatan II yang diselenggarakan Lembaga Layanan dan Pengembangan Usaha (LPU) LPP RRI resmi ditutup pada Rabu, 8 Juli 2026. Penutupan dilakukan oleh Direktur Layanan dan Pengembangan Usaha LPP RRI, Yonas Markus Tuhuleruw, setelah rangkaian pelatihan yang berlangsung selama sepekan, 1–8 Juli 2026.

Pelatihan ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai satuan kerja RRI di seluruh Indonesia dengan tujuan memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam mengembangkan model bisnis multiplatform, membangun kemitraan strategis, serta mendorong kolaborasi lintas fungsi di lingkungan RRI.

Dalam sambutannya, Yonas Markus Tuhuleruw menegaskan bahwa pelatihan ini diharapkan mampu mengubah pola pikir (mindset) insan RRI dalam membangun kemitraan melalui pendekatan model bisnis yang lebih adaptif terhadap perkembangan industri media.

"Melalui pelatihan ini saya berharap terjadi perubahan mindset dalam membangun kemitraan dengan model bisnis baru. RRI harus mampu melihat peluang, membangun kolaborasi, dan menghadirkan nilai yang relevan bagi mitra," ujarnya.

Yonas juga mengapresiasi antusiasme seluruh peserta selama mengikuti pelatihan. Menurutnya, para peserta menunjukkan karakter yang sangat aktif dalam berdiskusi, kreatif dalam menyusun gagasan bisnis, serta tetap rendah hati (humble) selama proses pembelajaran berlangsung.

Ia menambahkan, ke depan setiap satuan kerja RRI perlu menjadikan kekuatan lokal sebagai nilai utama ketika membangun kerja sama dengan berbagai mitra.

"Nilai kelokalan adalah kekuatan RRI yang tidak dimiliki media lain. Potensi budaya, komunitas, dan karakter daerah harus menjadi nilai jual utama dalam setiap kerja sama yang dibangun," katanya.

Lebih lanjut, Yonas menilai salah satu hasil paling positif dari pelatihan tersebut adalah tumbuhnya semangat kolaborasi lintas divisi. Selama proses penyusunan proposal bisnis, peserta mampu bekerja bersama tanpa mengedepankan ego sektoral.

"Pelatihan ini memperlihatkan bahwa peserta tidak lagi mengedepankan ego sektoral. Terjadi kolaborasi yang sangat baik, terutama antara fungsi Layanan dan Pengembangan Usaha (LPU) dengan Komunikasi, Media Baru (KMB), serta unit-unit lainnya. Inilah budaya kerja yang harus terus dipertahankan," ujarnya.

Sebagai bentuk apresiasi atas hasil pembelajaran, Pusbangkom LPP RRI juga mengumumkan lima kelompok terbaik berdasarkan kualitas proposal bisnis, inovasi, presentasi, dan potensi implementasi di satuan kerja masing-masing. Adapun peringkat peserta terbaik Pelatihan Pengembangan Bisnis Multiplatform Angkatan II adalah:

  1. RRI Biak
  2. RRI Makassar
  3. RRI Wamena
  4. RRI Singaraja
  5. RRI Palu

Pelatihan Pengembangan Bisnis Multiplatform menjadi bagian dari upaya transformasi RRI dalam memperkuat kompetensi bisnis dan membangun ekosistem kemitraan yang berkelanjutan. Melalui penguatan model bisnis berbasis multiplatform, RRI diharapkan semakin mampu menghadirkan layanan publik yang relevan sekaligus menciptakan peluang kerja sama yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat, mitra, dan organisasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....