Stok Beras Bulog Tembus 5,18 Juta Ton
- 03 Jul 2026 14:13 WIB
- Banjarmasin
RRI.CO.ID, Banjarbaru - Badan Urusan Logistik (Bulog) mencatat sejarah baru dengan capaian stok beras nasional yang menembus 5,18 juta ton hingga 2 Juli 2026. Capaian ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah Bulog dan memperkuat komitmen pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
Hal disampaikan Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog), Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani dalam sambutannya saat acara kunjungan Kerja spesifik Komisi IV DPR RI. Sekaligus peresmian gudang komoditas pangan di Kota Banjarbaru, Kalsel, Jumat 3 Juli 2026.
Ia mengatakan stok beras yang tersimpan di Kanwil Bulog Kalimantan Selatan saat ini mencapai 22.317 ton. Sehingga kondisi pasokan di daerah dinilai sangat aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
"Stok beras Bulog secara nasional mencapai 5,18 juta ton. Ini merupakan stok tertinggi sepanjang sejarah Bulog. Untuk Kalimantan Selatan, stok yang tersedia juga sangat aman dalam memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Ramdhani.
Menurutnya, secara nasional Bulog memiliki kapasitas gudang mencapai 6,36 juta ton dengan sisa ruang penyimpanan sekitar 1,18 juta ton. Sementara di Kalimantan Selatan masih tersedia kapasitas penyimpanan sebesar 19.684 ton, sehingga masih mampu menyerap hasil panen petani pada musim berikutnya.
Di bidang pengadaan, Bulog telah merealisasikan pengadaan beras nasional sebanyak 3,26 juta ton atau 81,65 persen dari target 4 juta ton pada 2026. Khusus di Kalimantan Selatan, Bulog telah menyerap 8.948 ton beras dan 123 ton jagung, serta optimistis target pengadaan tahun ini dapat tercapai bahkan melampaui sasaran.
Selain memastikan ketersediaan stok, Bulog juga terus menyalurkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Hingga awal Juli 2026, penyaluran SPHP di Kalimantan Selatan telah mencapai 8.428 ton atau 74,81 persen dari total penugasan.
"Kami juga terus memastikan Cadangan Beras Pemerintah hadir untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan, sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat," kata Ramdhani.
Sementara itu, penyaluran Bantuan Pangan Beras di Kalimantan Selatan telah terealisasi 100 persen. Sebanyak 7.241 ton beras telah disalurkan kepada 362.076 Penerima Bantuan Pangan (PBP).
Ramdhani menegaskan, capaian tersebut mencerminkan komitmen Bulog dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, menjaga stabilitas harga beras. Sekaligus memastikan masyarakat memperoleh akses terhadap pangan yang cukup, berkualitas, dan terjangkau.
Dengan kapasitas gudang yang masih tersedia, Bulog juga siap melanjutkan penyerapan hasil panen petani untuk menjaga keberlanjutan stok pangan nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....