Pendidikan Berasrama di Sekolah Rakyat Bentuk Karakter
- 24 Jun 2026 15:04 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Sekolah Rakyat menggabungkan pembelajaran akademik dengan pendidikan karakter melalui sistem berasrama.
- Kurikulum keasramaan membekali siswa dengan karakter, disiplin, dan keterampilan hidup.
- Program ini turut mendorong peningkatan kemampuan dasar serta prestasi siswa.
RRI.CO.ID, Jakarta – Sekolah Rakyat tidak hanya fokus pada pembelajaran akademik. Program ini juga mengembangkan karakter dan kemandirian peserta didik.
Model pendidikan berasrama diterapkan untuk mendukung pembinaan siswa. Kegiatan berlangsung dari pagi hingga malam secara terstruktur.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 40 Indramayu, Mardiani S.Pd mengatakan kurikulum akademik sama dengan sekolah reguler. Perbedaannya terletak pada kurikulum kehidupan di asrama.
"Kalau untuk akademis, kita sama dengan sekolah regular, kita menggunakan kurikulum merdeka dengan pendekatan kurikulum mendalam. Yang membedakannya adalah kita punya kurikulum keasramaan,” kata Mardiani dalam perbincangan bersama PRO3 RRI, Rabu, 24 Juni 2026.
Peserta didik mendapatkan pendidikan karakter sepanjang hari. Mereka juga dibekali keterampilan hidup untuk mendukung masa depan.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas 41 Biak Numfor, Semuel Franklyn Yawan mengatakan perkembangan siswa mulai terlihat. Perubahan terjadi pada kedisiplinan dan motivasi belajar.
“Makan nya tiga kali sehari, snack-snacknya dua kali, dan kita lihat yang tadinya datang mukanya agak muram-muram, agak pucat. Dan sampai sekarang serius sekali, motivasinya luar biasa," kata Semuel.
Selain pembelajaran, sekolah juga melibatkan program pemberdayaan keluarga siswa. Sejumlah orang tua mendapatkan pelatihan dan dukungan usaha.
Menurutnya, dampak program terlihat pada perkembangan akademik dan nonakademik. Siswa juga mulai menunjukkan prestasi di berbagai kegiatan.
"Kemudian yang tadinya belum bisa belajar, belum bisa membaca, akhirnya sekarang sudah membaca, bisa menulis. Bisa menulis surat kepada orang tuanya, itu sudah merupakan prestasi yang luar biasa,” kata dia.
Pihak sekolah menilai pendidikan berasrama memberi dampak positif bagi siswa. Program tersebut diharapkan terus berkembang dan menjangkau lebih banyak anak. (Sarah Maulida Ali)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....