Mensos Minta Pejabat Baru Kawal Program Sekolah Rakyat

  • 19 Jun 2026 12:12 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Mensos Saifullah Yusuf melantik 8 pejabat struktural dan fungsional Kemensos
  • Gus Ipul menekankan pentingnya integritas dalam menjalankan amanah pelayanan sosial
  • Pejabat baru diminta mengawal Program Sekolah Rakyat sebagai program prioritas Presiden
  • Mensos menegaskan tidak boleh ada penyimpangan atau kepentingan pribadi dalam pelaksanaan program
  • Budaya kerja kolaboratif dan semangat super team menjadi pesan utama kepada pejabat yang dilantik

RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf melantik delapan pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Kementerian Sosial. Dalam kesempatan tersebut, ia meminta para pejabat yang baru dilantik menjaga integritas dan mengawal pelaksanaan program Sekolah Rakyat.

Pelantikan digelar di Kantor Kementerian Sosial, Jakarta Pusat, Kamis 18 Juni 2026. Acara tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Sekretaris Jenderal Kemensos Robben Rico, serta jajaran pejabat eselon I dan eselon II.

Saifullah Yusuf mengatakan jabatan yang diemban bukan sekadar perpindahan tugas dan tanggung jawab. Menurutnya, setiap pejabat membawa amanah besar untuk melayani masyarakat melalui program-program sosial pemerintah.

"Amanah itu bukan dari saya semata. Amanah itu dari rakyat, dari jutaan warga yang menggantungkan hidupnya pada layanan Kementerian Sosial," kata Saifullah Yusuf.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menegaskan integritas harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas. Integritas tidak hanya berkaitan dengan pencegahan korupsi, tetapi juga konsistensi antara kebijakan dan pelaksanaannya di lapangan.

"Integritas seperti pondasi bangunan. Kalau pondasinya retak, sekecil apa pun retaknya, bangunan setinggi apa pun pada akhirnya akan runtuh," ucapnya.

Selain integritas, Gus Ipul meminta para pejabat baru mendukung penuh pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yakni Sekolah Rakyat. Program tersebut ditujukan untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

"Saya ingin pakai analogi yang sederhana. Bayangkan Sekolah Rakyat seperti ambulans yang sedang melaju kencang membawa pasien kritis. Tugas Anda bukan menghalanginya, tetapi membukakan jalan," ucapnya.

Ia menegaskan tidak boleh ada penyimpangan, penyalahgunaan anggaran, maupun kepentingan pribadi yang menunggangi program tersebut. Menurutnya, seluruh jajaran Kemensos harus memastikan Sekolah Rakyat berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat nyata bagi peserta didik.

Gus Ipul juga mengingatkan pentingnya membangun budaya kerja yang sehat dan kolaboratif. Para pejabat diminta menjadi bagian dari super team yang mampu bekerja bersama, bukan sekadar mengandalkan kemampuan individu.

"Saya tidak butuh superman di Kementerian Sosial. Saya butuh super team," katanya.

Adapun delapan pejabat yang dilantik terdiri atas pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, dan dosen pada Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung. Mereka diharapkan dapat memperkuat kinerja Kementerian Sosial dalam menjalankan program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....