Presiden Prabowo Dorong Himbara jadi Perbankan Patriotik
- 23 Jun 2026 14:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Presiden Prabowo mendorong Himbara menjadi "perbankan patriotik" yang berkontribusi pada pemerataan ekonomi.
- Himbara diminta tidak hanya mengejar laba, tetapi juga memperluas manfaat bagi masyarakat.
- Penguatan peran sosial Himbara tetap harus dijalankan dengan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik.
RRI.CO.ID, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mendorong bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menjadi "perbankan patriotik". Konsep tersebut menekankan peran perbankan dalam mendorong pemerataan ekonomi nasional.
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari mengatakan, arahan tersebut disampaikan Presiden saat bertemu pimpinan Himbara, 18 Juni 2026. Presiden menilai sektor perbankan memiliki posisi strategis dalam pembangunan ekonomi.
"Dalam kesempatan tersebut, Presiden menekankan paradigma baru mengenai peran Himbara di masa depan. Presiden menginginkan Himbara menjadi apa yang disebut sebagai perbankan patriotik," kata Qodari dalam keterangannya, Senin, 22 Juni 2026.
Menurutnya, konsep perbankan patriotik tidak hanya mengukur keberhasilan dari besarnya laba. Himbara juga diharapkan memberikan dampak nyata bagi pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Qodari menjelaskan bank-bank milik negara perlu berkontribusi lebih besar dalam membuka kesempatan ekonomi. Langkah tersebut dilakukan melalui dukungan terhadap sektor-sektor produktif nasional.
Meski demikian, Presiden tetap menekankan pentingnya tata kelola yang baik. Peran sosial dan ekonomi Himbara harus dijalankan tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian.
"Mandat untuk memperkuat peran sosial dan ekonomi Himbara akan tetap dijalankan dengan profesionalisme yang tinggi serta tata kelola yang baik. Bank-bank Himbara akan tetap dikelola secara sehat, hati-hati, dan bertanggung jawab," ujar Qodari.
Pemerintah berharap kekuatan ekonomi yang dimiliki negara dapat dimanfaatkan lebih optimal. Dengan demikian, pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dapat terwujud.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....