Hadapi Dinamika Geopolitik, Pemerintah Beri Insentif Pariwisata

  • 20 Mei 2026 21:05 WIB
  •  Jakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah memberikan insentif untuk beberapa aspek pariwisata, sebagai upaya untuk menghadapi dinamika geopolitik global, seperti yang terjadi di Timur Tengah. Hal itu disampaikan oleh Menteri Pariwisata (Menpar) RI, Widiyanti Putri Wardhana, setelah menghadiri kegiatan Rakornas Pariwisata, di Jakarta, pada Rabu 20 Mei 2026.

"Tentu krisis energi ini berdampak pada meningkatnya harga avtur. Kementerian Pariwisata bekerja sama dengan kementerian lainnya untuk memberikan insentif, seperti insentif diskon pesawat kelas ekonomi, PPN-nya ditanggung oleh pemerintah," ujar Widiyanti, dilansir dari Antara.

Ia pun menjelaskan bahwa pemerintah telah memberikan pembebasan bea masuk impor suku cadang pesawat menjadi nol persen. Hal ini diharapkan dapat membantu industri penerbangan sedikit meredam biaya yang dikeluarkan. Adapun insentif seperti diskon pesawat untuk kursi di kelas ekonomi diharapkan dapat membantu wisatawan lebih nyaman berpergian dengan harga yang masih terjangkau.

Selain itu, Ia juga menyebutkan bahwa Kemenpar RI sedang menargetkan wisatawan berkualitas yang tidak terdampak pada peningkatan biaya berwisata dan ingin mendapatkan pengalaman bermakna.

"Bukan hanya melihat pantai atau gunung, tetapi bagaimana mereka bisa bertemu dengan komunitas. Apalagi Indonesia sangat terkenal karena masyarakatnya sangat ramah, jadi kami tentu bekerja keras untuk memberikan insentif, sehingga wisatawan-wisatawan yang berjalan di industri airlines juga bisa mendapatkan keringanan dan kami akan terus mengupayakan dan tentu akan mengumumkan berikutnya," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....