Sambut Harkitnas, Pemerintah Percepat PSE

  • 20 Mei 2026 19:02 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Pemerintah mempercepat implementasi pengolahan sampah menjadi energi menjelang Hari Kebangkitan Nasional
  • Rakortas percepatan PSEL dipimpin Menko Pangan Zulkifli Hasan di Jakarta
  • Pemerintah mendorong pengolahan sampah menjadi listrik dan BBM terbarukan
  • Timbunan sampah lama di TPA didorong diolah melalui teknologi pirolisis
  • Pemerintah mempercepat pemilihan mitra PSEL tahap kedua di 12 lokasi

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah mempercepat implementasi pengolahan sampah menjadi energi menjelang Hari Kebangkitan Nasional. Langkah itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Terbatas Percepatan Implementasi Pengolahan Sampah Menjadi Energi di Jakarta, Selasa 19 Mei 2026.

Rapat tersebut dipimpin Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan. Pemerintah mendorong percepatan pengolahan sampah menjadi listrik dan bahan bakar minyak terbarukan.

Zulkifli Hasan mengatakan pemerintah sedang memasuki transformasi besar dalam pengelolaan sampah nasional. Menurutnya, timbunan sampah lama di tempat pembuangan akhir kini juga didorong menjadi BBM terbarukan melalui teknologi pirolisis.

“Kalau sebelumnya sampah diolah menjadi energi listrik. Sekarang kita dorong timbunan sampah di TPA diubah menjadi BBM terbarukan melalui teknologi pirolisis,” ucapnya.

Dalam rakortas tersebut, pemerintah menyepakati percepatan pemilihan mitra PSEL tahap kedua di 12 lokasi. Proses pemilihan mitra yang sebelumnya memakan waktu hingga lima bulan dipercepat menjadi maksimal tujuh minggu.

Pemerintah juga menyiapkan proyek percontohan pirolisis di enam lokasi dekat tempat pembuangan akhir. Langkah itu dilakukan untuk mendukung percepatan pengolahan sampah menjadi energi.

“Sampah itu urusan kita semua. Bukan hanya Menteri LH atau Menteri Dikti,” katanya.

“Teman media dan masyarakat juga harus ikut terlibat. Karena persoalan sampah menyangkut kepentingan bersama,” ucapnya.

Sementara itu, Danantara bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Badan Riset dan Inovasi Nasional akan mendukung kajian teknis dan model bisnis program tersebut. Pemerintah menargetkan pengolahan sampah menjadi listrik dan BBM terbarukan dapat diperluas ke berbagai daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....