Wamen Ekraf Irene Umar: Future Loundry jadi Simbol Inovasi Ekonomi Berkelanjutan
- 11 Mei 2026 14:45 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar meninjau Future Loundry sebagai bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi kreatif.
- Future Loundry dinilai sebagai contoh transformasi kreativitas lokal menjadi ekosistem ekonomi berkelanjutan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf), Irene Umar, meninjau produksi Future Loundry di Bali, Sabtu 5 Mei 2026. Mengutip keterangan resminya, Senin, 11 Mei 2026, kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat ekonomi kreatif.
"Future Loundry merupakan contoh nyata kreativitas budaya lokal dan subkultur anak muda bertransformasi menjadi ekosistem ekonomi yang tangguh. Kunjungan ini bertujuan memastikan inovasi upcycled fashion dan IP kreatif mendapat dukungan yang tepat," ujarnya.
Dalam kunjungannya, Wamen Irene melihat langsung produksi Future Loundry sebagai bagian dari pemetaan kebutuhan manajemen IP. Langkah ini dilakukan agar kementerian dapat menyusun program pendampingan yang lebih tepat sasaran.
"Kami mengapresiasi keberanian Future Loundry memadukan estetika post-apocalyptic dengan semangat keberlanjutan. Ini sebagai identitas ekonomi kreatif masa depan,” kata Irene.
Irene menegaskan, kementerian akan terus memperkuat ekosistem tersebut agar semakin inklusif. Upaya ini diharapkan memberi dampak nyata bagi pelaku kreatif, baik di Bali maupun secara nasional.
Menurutnya, kekuatan ekonomi kreatif tidak lagi hanya terbatas pada simbol tradisional. Melainkan cara menjadikan budaya sebagai fondasi untuk inovasi masa depan yang berkelanjutan dan kompetitif di kancah dunia.
Future Loundry sendiri mendalami teknik dekonstruksi pakaian bekas dan penggunaan material daur ulang sebagai solusi fashion berkelanjutan. Kemenekraf menilai perpaduan elemen tribal, sporty, anime, metal, dan street culture karya Ican Harem memiliki daya tarik bagi pasar global.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....