Wakapolri Dorong Brimob Tingkatkan Kapabilitas, Siap Hadapi Tangan Baru

  • 25 Apr 2026 15:40 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wakapolri dorong Brimob tingkatkan kapabilitas menghadapi tantangan keamanan
  • Ancaman hybrid menuntut kesiapan personel dan penguatan sistem
  • Transformasi Korbrimob diarahkan menuju satuan berkelas dunia

RRI.CO.ID, Jakarta – Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo mendorong Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri meningkatkan kapabilitas menghadapi tantangan keamanan. Arahan tersebut disampaikan dalam Rakernis Korbrimob Polri Tahun Anggaran 2026 di Depok, Kamis, 23 April 2026.

Kegiatan ini dihadiri Dankorbrimob Komjen Pol. Ramdani Hidayat bersama pejabat utama Korbrimob dan Dansat Brimob seluruh Indonesia. Dalam kesempatan itu, Wakapolri menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan profesionalisme Brimob sepanjang tahun 2025.

“Berbagai capaian menunjukkan Brimob memiliki kapasitas semakin kuat dan mampu bersaing di tingkat global. Ke depan tantangan semakin kompleks sehingga peningkatan kapabilitas harus terus dilakukan,” ujarnya dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 25 April 2026.

Lebih lanjut, ia menjelaskan dinamika ancaman kini berkembang menjadi ancaman hybrid yang menggabungkan gangguan fisik dan digital. Kondisi ini menuntut kesiapan personel yang tangguh serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan informasi.

“Ancaman ke depan semakin kompleks termasuk ancaman hybrid yang menggabungkan berbagai bentuk gangguan. Peningkatan kemampuan personel dan penguatan sistem menjadi hal yang tidak bisa ditunda,” katanya.

Selain itu, Wakapolri menekankan pentingnya perubahan paradigma tugas melalui prinsip melayani, bukan menghadapi masyarakat. Pendekatan humanis dinilai menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi Polri.

“Brimob harus hadir sebagai pelindung dan pengayom yang memberikan rasa aman bagi masyarakat. Prinsip melayani harus menjadi dasar dalam setiap pelaksanaan tugas,” ucapnya.

Dalam mendukung efektivitas tugas, pemanfaatan teknologi modern seperti kecerdasan buatan, drone, dan body camera menjadi prioritas. Penggunaan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pelaksanaan tugas lapangan.

“Pemanfaatan teknologi modern seperti AI, drone, dan body camera harus dioptimalkan untuk mendukung tugas. Hal ini penting untuk meningkatkan transparansi dan meminimalkan kesalahan prosedur,” ujarnya.

Wakapolri juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, khususnya kebakaran hutan saat musim kemarau. Kesiapan alutsista dan personel menjadi faktor penting dalam memberikan respons cepat di lapangan.

“Personel dan alutsista harus selalu siap operasional dalam menghadapi potensi bencana. Respons cepat dan tepat menjadi kunci dalam melindungi masyarakat,” katanya.

Sebagai arah pengembangan, Korbrimob diarahkan melalui peta jalan transformasi menuju satuan berkelas dunia. Transformasi ini mencakup penguatan sistem, strategi operasional, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Peningkatan jumlah pasukan tidak cukup tanpa sistem kuat dan strategi tepat dalam pelaksanaan tugas. Kualitas personel profesional dan humanis menjadi kunci utama keberhasilan,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....