Fokus Pemulihan Cedera, Alcaraz Absen di Rome Open dan Roland Garros
- 25 Apr 2026 15:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Carlos Alcaraz memutuskan absen pada turnamen Rome Open dan Roland Garros akibat cedera pergelangan tangan.
- Ia memilih fokus pemulihan setelah serangkaian tes medis dan mengakhiri musim tanah liat lebih awal
- Jannik Sinner menilai keputusan tersebut tepat dan berharap Alcaraz kembali kompetitif.
RRI.CO.ID, Madrid – Petenis dunia nomor dua, Carlos Alcaraz, dipastikan absen pada dua turnamen besar tanah liat 2026. Ia menarik diri dari ajang Internazionali BNL d'Italia/Rome Open dan Roland Garros karena cedera pergelangan tangan.
Keputusan tersebut diumumkan melalui media sosial miliknya pada Jumat, 24 April 2026. Alcaraz memilih mengakhiri musim lapangan tanah liat lebih awal, setelah sebelumnya juga absen di Mutua Madrid Open.
Petenis Spanyol itu mengalami cedera pergelangan tangan saat bertanding di Barcelona Open. Setelah menjalani serangkaian tes, timnya memutuskan langkah paling aman adalah berhenti bertanding sementara.
Alcaraz sebenarnya berstatus juara bertahan di Roma dan Roland Garros. Ia sebelumnya mencatat kemenangan dramatis atas Jannik Sinner pada final di Paris musim lalu.
Pada laga tersebut, Alcaraz menyelamatkan tiga poin kejuaraan sebelum memastikan kemenangan lewat pertandingan lima set. Momen itu menjadi salah satu final paling berkesan dalam kariernya.
Dalam pernyataannya, Alcaraz menegaskan keputusan diambil demi masa depan kariernya yang masih panjang. Ia ingin memastikan pemulihan berjalan optimal sebelum kembali bertanding di lapangan.
“Setelah hasil tes hari ini, kami memutuskan langkah paling bijak adalah berhati-hati. Saya tidak akan tampil di Roma atau Roland Garros sambil menunggu perkembangan kondisi,” kata Alcaraz dalam pernyataan tertulisnya.
Ia juga mengakui situasi ini tidak mudah untuk dihadapi. “Ini masa sulit bagi saya, tetapi saya yakin saya akan bangkit lebih kuat,” ujarnya.
Sebelumnya, Alcaraz kehilangan posisi nomor satu dunia usai kalah di Monte-Carlo. Kekalahan itu kembali terjadi dari Sinner pada partai final.
Kini Alcaraz tertinggal 390 poin dari Sinner dalam peringkat dunia. Ia juga harus kehilangan peluang mempertahankan total 3.000 poin dari dua turnamen besar tersebut.
Sementara itu, Sinner mengaku ia tidak merasa diuntungkan dari mundurnya Alcaraz pada dua turnamen besar mendatang. Ia menilai kehadiran rivalnya itu justru membuat persaingan lebih hidup dan menantang.
“Tenis menjadi jauh lebih hidup ketika dia ada, dan secara pribadi saya juga senang saat dia tampil. Meski jika menghadapi Carlos, itu biasanya terjadi di final sebagai unggulan satu dan dua,” ujar Sinner.
Petenis peringkat satu dunia itu juga menilai keputusan yang diambil Alcaraz dan timnya sudah tepat. Ia berharap Alcaraz dapat segera pulih dan kembali dengan performa yang lebih kuat.
“Keputusan baik bagi dia dan timnya untuk mengambil waktu, karena jika kembali terlalu cepat, masalahnya bisa lebih besar. Kami semua ingin dia bisa kembali dalam kondisi kompetitif saat tampil lagi,” kata Sinner.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....