Penanganan Abrasi Pantai Bali, DPR Singgung Efektivitas Metode Pengisian Pasir
- 09 Apr 2026 07:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya menyoroti penanganan abrasi pantai di Bali yang dinilai belum efektif
- Pasir yang sudah diisikan malah hilang lagi
- Tidak hanya itu, Danang mengingatkan, pentingnya integrasi transportasi di Bali
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya menyoroti penanganan abrasi pantai di Bali yang dinilai belum efektif. Metode pengisian pasir yang selama ini dilakukan, disebutkannya mudah tergerus kembali oleh air laut.
“Pasir yang sudah diisikan malah hilang lagi. Ini perlu dievaluasi, sejauh mana efektivitasnya dalam menahan abrasi,” kata politikus Gerindra ini dalam keterangan persnya, di Jakarta, Kamis, 9 April 2026.
Dalam persoalan abrasi tersebut, ia mencontohkan, kondisi di kawasan Pantai Kuta. Tepatnya, pantai yang tepat berhadapan langsung dengan Hard Rock Cafe.
"Abrasi disebut telah mencapai area pedestrian. Hal itu, berpotensi mengancam fasilitas publik," ucap Danang.
Tidak hanya itu, Danang mengingatkan, pentingnya integrasi transportasi di Bali. Berbagai proyek seperti water taxi, jalan tol, hingga rencana LRT atau MRT harus dirancang secara terpadu.
“Kami minta ada kajian komprehensif soal integrasi transportasi. Khususnya dari Bandara Ngurah Rai ke destinasi wisata, ini penting agar tidak tambal sulam,” ujar Danang.
Sebelumnya diberitakan, Kementerian PU memastikan, mempercepat pembangunan infrastruktur terintegrasi di Provinsi Bali untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Langkah ini, juga ditujukan untuk menjaga daya saing Bali sebagai wajah pariwisata nasional.
Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan pembangunan infrastruktur di Bali tidak dapat dilakukan secara sektoral. Ia menyebut seluruh program harus terintegrasi antara perlindungan wilayah, konektivitas, sanitasi lingkungan, dan produktivitas pangan.
“Kementerian PU berkomitmen terus mengawal pelaksanaan infrastruktur secara optimal. Dengan memastikan kualitas, keberlanjutan, dan dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat, agar Bali tetap menjadi wajah pariwisata nasional,” ujar Dody dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 8 April 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....