Umat Kristiani Tolitoli Rayakan Paskah, Momentum Penguatan Iman dan Toleransi

  • 06 Apr 2026 07:50 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID,TOLITOLI – Umat Kristiani memperingati Hari Raya Paskah sebagai momen mengenang sengsara, wafat, dan kebangkitan Yesus Kristus dari kematian. Rangkaian perayaan diawali dengan ibadah Jumat Agung yang dilaksanakan pada Jumat , sementara puncak perayaan Paskah akan digelar pada Minggu pagi.

Pendeta Gereja Protestan Indonesia di Buol Tolitoli (GPIBT) Jemaat Bukit Zaitun, Pdt. C.A. Montol, S.Th., saat diwawancarai RRI menjelaskan bahwa Paskah merupakan peristiwa sakral yang mencerminkan kasih Allah kepada manusia.

Menurutnya, akibat dosa, hubungan manusia dengan Allah sempat terputus. Namun karena kasih setia-Nya, Allah datang ke dunia melalui Yesus Kristus yang rela menderita dan wafat di kayu salib untuk menebus dosa manusia.

“Melalui rangkaian ibadah Paskah yang diawali dengan minggu-minggu sengsara, umat diajak kembali mengenang dan merenungkan pengorbanan Sang Juruselamat. Kasih dan pengampunan dari Allah harus terus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.Sabtu( 4 Maret 2026)

Ia juga menekankan pentingnya peran gereja dalam menyiapkan generasi muda agar mampu mengambil bagian dalam menjawab tantangan zaman.

Sementara itu, Wakil Bupati Tolitoli, Mohamad Besar Bantilan, turut menyampaikan ucapan selamat merayakan Paskah kepada umat Kristiani, khususnya di Kabupaten Tolitoli.

Ia berharap perayaan Paskah dapat semakin meningkatkan keimanan umat kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus memperkuat semangat toleransi antarumat beragama yang selama ini telah terjalin dengan baik.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan mempertahankan kerukunan sebagai salah satu kekuatan dalam mendukung pembangunan daerah,” ungkapnya.

Dalam rangka memperingati Paskah, berbagai kegiatan turut dilaksanakan oleh gereja-gereja di Tolitoli, seperti jalan salib (Via Dolorosa), pawai obor, serta kegiatan mencari telur Paskah oleh anak-anak sekolah minggu yang kemudian dilanjutkan dengan ibadah Paskah.

Untuk tahun 2026, Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) mengusung tema “Kristus Bangkit, Memperbarui Kemanusiaan Kita” yang diambil dari 2 Korintus 5:17. Tema ini diharapkan menjadi pengingat bagi umat untuk terus hidup dalam pembaruan iman dan kasih dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....