Dari Pasar Induk hingga Pasar Rakyat, Harga Cabai Menurun

  • 27 Mar 2026 11:18 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Harga cabai rawit merah mulai menurun setelah sempat naik selama Ramadan
  • Badan Pangan Nasional memastikan harga cabai mendekati Harga Acuan Penjualan
  • Pemantauan dilakukan di Pasar Ciputat Tangerang Selatan dan Pasar Induk Kramat Jati Jakarta
  • Harga cabai rawit merah sekitar Rp60.000 per kilogram di Pasar Ciputat
  • Penurunan harga didukung intervensi pemerintah melalui distribusi pasokan cabai
  • Penurunan harga juga terjadi di tingkat produsen dan distributor
  • Faktor cuaca dan panen mempengaruhi penurunan harga cabai
  • Produksi cabai Maret diperkirakan meningkat dibanding Februari
  • Pemerintah akan terus menjaga stabilitas harga pangan dan mengawasi distribusi

RRI.CO.ID, Tangerang Selatan - Harga cabai rawit merah mulai menurun setelah sempat mengalami kenaikan selama Ramadan. Badan Pangan Nasional memastikan harga cabai kini mendekati Harga Acuan Penjualan tingkat konsumen.

Pemantauan dilakukan di Pasar Ciputat Tangerang Selatan dan Pasar Induk Kramat Jati Jakarta. Hasil pemantauan menunjukkan harga cabai di pasar rakyat dan pasar induk sama-sama mengalami penurunan.

Di Pasar Ciputat, harga cabai rawit merah tercatat sekitar Rp60.000 per kilogram. Sementara cabai merah keriting dijual di kisaran Rp40.000 per kilogram.

Di Pasar Induk Kramat Jati, harga cabai rawit merah berada di rentang Rp45.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Harga cabai merah keriting juga turun di kisaran Rp15.000 hingga Rp25.000 per kilogram.

“Harga relatif bagus. Cabai rawit merah sudah sekitar Rp60.000 dan cabai merah keriting sekitar Rp40.000,” kata Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional I Gusti Ketut Astawa di Pasar Ciputat, Kamis 26 Maret 2026.

Ia mengatakan penurunan harga cabai juga didukung intervensi pemerintah melalui distribusi pasokan cabai. Pemerintah membantu biaya pengiriman cabai dari daerah produksi ke Pasar Induk Kramat Jati.

Intervensi pasokan dilakukan dari Champion Cabai Enrekang Sulawesi Selatan sebanyak 3.150 kilogram. Langkah ini dilakukan untuk menekan harga cabai di tingkat konsumen.

Penurunan harga cabai juga terjadi di Pasar Induk Pare Kediri Jawa Timur. Harga cabai rawit merah berada di rentang Rp33.000 hingga Rp57.000 per kilogram.

Sementara harga cabai merah keriting di Pasar Induk Pare berada di kisaran Rp20.000 hingga Rp22.000 per kilogram. Harga tersebut menunjukkan tren penurunan di tingkat produsen dan distributor.

Penurunan harga cabai dipengaruhi faktor cuaca yang mendukung aktivitas panen petani. Selain itu permintaan masyarakat juga kembali normal setelah Ramadan dan Idulfitri.

Proyeksi produksi cabai rawit merah pada Maret diperkirakan mencapai 164,6 ribu ton. Produksi tersebut meningkat sekitar 16,4 persen dibandingkan produksi Februari.

Data Indeks Perkembangan Harga menunjukkan kenaikan harga cabai rawit merah terjadi di 198 kabupaten dan kota menjelang Lebaran. Namun sebagian daerah masih mencatat harga sesuai batas Harga Acuan Penjualan.

Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman mengatakan stabilitas harga harus tetap dijaga agar produsen dan konsumen sama-sama mendapatkan manfaat. Pemerintah juga akan menindak pelaku yang memainkan harga pangan.

“Kami minta Satgas Pangan seluruh Indonesia menindak pelaku yang memainkan harga pangan. Rakyat tidak boleh kesulitan mengakses harga pangan,” kata Amran.

Pemerintah memastikan stabilitas harga pangan terus dijaga setelah Lebaran. Intervensi pasokan dan pengawasan distribusi akan terus dilakukan di berbagai daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....