DPR: Pasokan Pangan jelang Lebaran Aman, Pola Tanam Cabai Perlu Dibenahi
- 11 Mar 2026 14:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta — Anggota Komisi IV DPR RI Dadang M Nasser memastikan pasokan pangan nasional menjelang Hari Raya Idul Fitri dalam kondisi aman. Namun ia menyiroti masih terjadi dinamika harga pada sejumlah komoditas, terutama cabai.
“Menjelang hari raya memang ada dinamika harga pangan, ada yang naik, ada yang tetap stabil. Namun secara umum pasokan pangan sampai Idul Fitri insyaallah aman,” kata Dadang saat ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu, 11 Maret 2026.
Ia menyebutkan sejumlah komoditas utama seperti beras, minyak goreng, dan daging masih dalam kondisi relatif aman. Namun, lonjakan harga masih terjadi pada komoditas cabai di beberapa daerah.
Menurut dia, kenaikan harga cabai salah satunya dipicu pola tanam yang belum terkelola dengan baik di tingkat petani. Selama ini petani sering menanam cabai secara bersamaan sehingga saat panen raya harga anjlok, sementara ketika produksi berkurang harga melonjak.
“Ke depan pola tanam harus diperbaiki. Ketika panen raya harga bisa jatuh, tetapi saat produksi sedikit harga justru naik tinggi,” ujarnya.
Selain pola tanam, faktor cuaca juga memengaruhi produksi cabai. Ia menilai sebagian petani menanam cabai dalam kondisi cuaca kurang baik tanpa dukungan rekayasa budidaya yang memadai sehingga.
Ia juga mendorong pemerintah melalui Perum Bulog untuk mulai memperkuat cadangan komoditas cabai. Selama ini pemerintah dinilai telah mengamankan sejumlah komoditas strategis seperti beras, minyak goreng, daging, hingga telur, namun belum pada cabai.
Menurut dia, cabai yang melimpah saat panen raya dapat diserap untuk diolah menjadi cabai kering atau cabai bubuk. Karena ini sebagai cadangan stok guna menjaga stabilitas harga.
“Selama ini masyarakat kita lebih menyukai cabai segar. Namun sebenarnya cabai kering juga tidak masalah dan tetap bisa digunakan,” katanya.
Diketahui, Kementerian Pertanian melakukan penyaluran komoditas cabai dan bawang merah dengan harga terjangkau atau di bawah harga pasar eceran Jakarta. Ini dilakukan langsung kepada konsumen, atau 20 titik pasar yang dikelola oleh PD Pasar Jaya menjelang Idulfitri.
“Ini merupakan arahan langsung Bapak Menteri Pertanian untuk menjaga ketersediaan pasokan bahan pokok. Khususnya cabai dan bawang merah, dengan harga yang baik bagi masyarakat," ujar Direktur Jenderal Hortikultura, M. Taufiq Ratule.
Taufiq mengatakan, pasokan komoditas didatangkan dari beberapa sentra produksi utama. Antara lain Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Tengah, yang selama ini menjadi daerah penyangga produksi cabai dan bawang merah nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....