Pendaftaran Siswa SMA Garuda Telah Dibuka

  • 18 Feb 2026 17:19 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - Pemerintah membuka pendaftaran Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA Unggul Garuda tahun ajaran 2026/2027. Sekolah Garuda merupakan sekolah unggulan yang jadi bagian program Presiden Prabowo Subianto.

Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif Kemdiktisaintek, Ardi Findyartini mengatakan, pendaftaran telah dibuka sejak 5 Februari hingga 28 Februari 2026. Pemerintah pun terus melakukan sosialisasi agar siswa berpotensi tidak ketinggalan informasi.

“Saat ini sejak tanggal 5 Februari 2026 sudah dibuka pendaftaran untuk calon peserta didik SMA Unggul Garuda Baru. Untuk tabun ini adaempat sekolah,” kata perempuan yang akrab disapa Titin dalam Sosialisasi PPDB SMA Unggul Garuda Baru di Graha Diktisaintek, Jakarta, Rabu, 18 Februari 2026.

Sekolah Unggul Garuda ini memang diproyeksikan untuk siswa dengan talenta khusus di bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics). Bahkan, menurutnya, antusiasme pendaftar sudah mulai terlihat sejak awal pembukaan.

“Sudah ada sekitar 1.100 yang login di sistem pendaftaran. Saat ini meraka sedang menyelesaikan proses pendaftarannya,” kata Titin.

Ia mengatakan, setelah masa pendaftaran ditutup pada 28 Februari, peserta akan melalui sejumlah tahap seleksi. Pertama, tes akademik dijadwalkan berlangsung pada 31 Maret 2026.

“Ada tiga subjek atau tiga mata pelajaran yang dites dalam seleksi untuk PPDB SMA Unggul Garuda Baru. Yakni, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Matematika,” kata Titin, menjelaskan.

Adapun dalam proses tes, lanjut dia, para calon siswa tidak perlu datang langsung ke empat lokasi SMA Unggul Garuda. Pemerintah akan menetapkan lokasi tes terpusat di masing-masing wilayah.

"Kami menyadari bahwa belum tentu semua mampu untuk (melakukan perjalanan) dari tempat tinggal menuju ke asrama. Mungkin nanti ada biaya untuk kunjungan famili misalnya dan seterusnya itu adalah komponen yang diupayakan terkover di dalam beasiswa kami," katanya

Nantinya. peserta yang lolos akan mengikuti wawancara sebelum hasil akhir diumumkan pada 30 April 2026. "Tesnya akan dilakukan di test center-test center yang ada di seluruh wilayah Indonesia, mendekati lokasi dari calon siswa," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemendiktisaintek, Ahmad Najib Burhani mengatakan, pembangunan Sekolah Garuda merupakan bagian dari strategi pemerataan pendidikan unggul di Indonesia. Sekaligus menyiapkan talenta terbaik bangsa.

Ia mengatakan, Sekolah Garuda dirancang untuk memfasilitasi siswa berpotensi tinggi. Di mana selama ini belum memperoleh dukungan optimal dari negara.

“Sekolah Garuda itu ditujukan sebetulnya filosofinya itu adalah ditujukan kepada mereka yang jumlahnya itu tidak banyak. Di mana ada 1 persen yang gifted dan talented students yang ada di Indonesia,” kata Najib.

Menurutnya, konsep tersebut berangkat dari gagasan yang disebut sebagai the one percent rule yani perhatian khusus bagi kelompok kecil siswa dengan kemampuan luar biasa. “Jadi anak-anak yang pintar, yang berbakat, yang istimewa, itu menjadi tidak mendapatkan fasilitasi dari negara,” ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....