Wamendikdasmen Tinjau MPLS di SMA Labschool Kebayoran

  • 13 Jul 2026 12:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq meninjau MPLS di SMA Labschool Kebayoran dan menekankan bahwa sekolah harus menjadi rumah kedua dengan ekosistem pembelajaran yang ramah, inklusif, dan mendorong pertumbuhan anak.
  • Fajar menekankan kepada siswa baru pentingnya memiliki mimpi dan cita-cita yang jelas sebagai fondasi melangkah ke depan dalam pendidikan dan karir mereka.
  • SMA Labschool Kebayoran melaksanakan MPLS berdasarkan Permendikdasmen Nomor 22 tahun 2026 dengan fokus menggali potensi 290 siswa baru untuk mewujudkan generasi yang berintegritas dan berdaya saing global.

RRI.CO.ID, Jakarta - Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Labschool Kebayoran, Jakarta. Disana ia memberikan arahan kepada siswa-siswi baru SMA Labschool Kebayoran.

Dalam kesempatan itu, ia menekankan sekolah harus menjadi rumah kedua untuk anak-anak. Menurutnya, sekolah menjadi ekosistem pembelajaran bagi pertumbuhan anak-anak.

"Tadi kita tekankan bahwa pertama ya, sekolah itu harus menjadi rumah kedua buat anak-anak kita. Tekankan prinsip dasarnya bagaimana sekolah itu menjadi ekosistem pembelajaran yang ramah, inklusif, dan juga mendorong pertumbuhan anak," kata Fajar, Senin, 13 Juli 2026.

Kepada para siswa, Fajar juga menekankan anak-anak untuk memiliki tujuan dan mimpi. Menurutnya, hal itu penting untuk melangkah ke depan.

"Saya tekankan supaya anak-anak kita ini punya mimpi, punya cita-cita. Karena kalau anak-anak sekolah tidak punya mimpi, berarti mereka tidak punya tujuan melangkah ke depan," ujarnya.

"Dan saya rasa SMA Labschool salah satu contoh terbaik bagaimana anak-anak sejak awal ditanamkan harus punya tujuan yang jelas. Nanti mereka akan melanjutkan ke mana, nanti akan bekerja sebagai profesi apa," ucapnya.

Hal yang sama disampaikan Kepala Sekolah SMA Labschool Kebayoran, Suparno. Menurutnya, pelaksanaan MPLS di lingkungan sekolahnya berlandaskan Permendikdasmen Nomor 22 tahun 2026 tentang MPLS.

"Ramah, tentu saja itu menjadi dasar dalam kami menyelenggarakan kegiatan ini," kata Suparno. Ia berharap, pelaksanaan MPLS ini memapi menggali potensi siswa demi mewujudkan generasi yang berintegritas berdaya saing global.

"Harapannya tentu saja sesuai tema, kami ingin anak-anak betul-betul bisa menggali potensinya. Kemudian mewujudkan generasi yang berintegritas, kemudian menuju mereka bisa berdaya saing global," ujarnya.

Tentu saja harapannya ini menjadi satu hal yang menyenangkan. Mereka bisa melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan itu dengan aman dan nyaman," katanya.

Sebagai informasi, MPLS di SMA Labschool Kebayoran diikuti sekitar 290 siswa baru. Mereka terpilih dari ribuan pendaftar yang masuk melalui berbagai jalur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....