Menko AHY Dorong Wujudkan ASRI dengan Gerakan RTHB
- 13 Feb 2026 21:47 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong wujudkan Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) Presiden. Ia menyebut, upaya mewujudkan ASRI dilakukan dengan Gerakan Ruang Terbuka Hijau dan Biru (RTHB) yang digagas Kemenko Infra.
Hal ini diungkapkannya dalam peresmian pencanangan Gerakan RTHB bersama sejumlah Menteri, Wakil Menteri, dan Kepala Daerah. Menko AHY menargetkan pembangunan RTHB pada sejumlah kabupaten dan kota di Indonesia akan mencapai 30 persen.
"Ruang Terbuka Hijau dan Biru ini penting, sangat mendasar dan sesuai dengan mandat Undang-Undang. Agar masyarakat bisa memiliki ruang yang sehat, produktif dan juga kreatif dan ini penting untuk keberlanjutan lingkungan hidup," kata AHY di Tebet Eco Park Jakarta, pada Jumat 13 Februari 2026.
Menko AHY menegaskan, Gerakan RTHB harus diikuti dengan kebijakan dekarbonisasi melalui pengurangan emisi karbon di tengah peningkatan angkanya. Selain itu, pihaknya juga berupaya mewujudkan zero emission dengan yang berorientasi pada lingkungan dan keberlanjutan.
"Di tengah-tengah produksi emisi karbon yang terus terjadi kita harus mengurangi, semakin mengembangkan ruang-ruang terbuka hijau. Mudah-mudahan akan berkontribusi signifikan menunjang semangat dekarbonisasi dan menciptakan lingkungan yang lebih Aman, Sehat, Resik dan Indah," ucapnya.
Menko AHY juga meminta kepada sejumlah Kepala Daerah yang hadir untuk mulai memberikan fasilitas RTHB di daerahnya. Menurutnya, gerakan RTHB harus dilakukan menyeluruh dari Aceh hingga Papua yang bukan hanya di Kota namun juga Kabupaten.
"Ini mewakili banyak lagi Wali Kota yang semangatnya sama kita kurangi sampah, kita bersihkan lingkungan kita. Kita buka ruang-ruang baru, menjaga yang sudah ada sehingga kita semua bisa hidup lebih baik lagi ke depan," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri ATR BPN, Ossy Dermawan juga mendukung Gerakan RTHB untuk dilaksanakan di seluruh Indonesia. Menurutnya, Pemerintah Daerah dapat kolaborasikan dengan antara Ruang Terbuka Hijau dan Ruang Terbuka Biru.
"Jadi tidak ada lagi dikotomi antara hijau dan biru tapi ini semua bisa diincorporate bahkan kemudian Permen ini. Berusaha untuk memudahkan penghitungan RTH untuk dapat dicapai oleh Pemerintah Daerah melalui indeks hijau biru Indonesia," harap Ossy.
Ossy menambahkan, negara-negara maju seperti di Jepang dengan keterbatasan lahan dapat memanfaatkan keterbatasan lahan. Hal ini untuk menghasilkan kualitas ruang terbuka hijau dan biru yang lebih maksimal.
Selain itu, Ruang Terbuka Hijau dan Ruang Terbuka Biru diharapkan dapat membantu menanggulangi atau memitigasi bencana alam. Seperti ketika terjadi hujan ekstrim, berlebihan debit air yang harus ditampung maka RTHB menjadi solusi yang baik.
Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefki Harsya, Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendro Priyono. Wali Kota Bandung, Wali Kota Pekanbaru, Wali Kota Bukit Tinggi, Wali Kota Bogor, dan Wali Kota Salatiga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....