Menko PMK Dorong Dana Pendidikan Berdampak Nyata bagi Masyarakat
- 16 Jul 2026 18:35 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menko PMK Pratikno menegaskan Dana Pendidikan LPDP harus mendukung prioritas pembangunan nasional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
- Pratikno merekomendasikan pembentukan Project Management Office (PMO) bersama antara LPDP, Kemendiktisaintek, dan BRIN untuk mensinergikan program-program strategis.
- LPDP diminta memperkuat dukungan pada sektor-sektor strategis prioritas Presiden seperti kesehatan, pangan, energi, digitalisasi, dan manufaktur melalui pendidikan, riset, dan pengembangan talenta.
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan Dana Pendidikan LPDP harus mendukung prioritas pembangunan nasional dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Penegasan tersebut disampaikan Pratikno saat memimpin Rapat Dewan Penyantun LPDP di Jakarta, Kamis, 16 Juli 2026.
“Dana Pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk menyiapkan SDM unggul, memperkuat riset, inovasi, dan daya saing Indonesia. Karena itu, setiap program LPDP harus menjawab kebutuhan pembangunan nasional serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Pratikno.
Pratikno menilai Dana Pendidikan merupakan investasi strategis bangsa yang harus dikelola secara visioner, akuntabel, dan berorientasi hasil. Nantinya, kata Pratikno, Dewan Penyantun mengevaluasi program LPDP agar berjalan efektif, tepat sasaran, serta selaras dengan agenda pembangunan nasional.
“Yang paling tinggi intensitasnya adalah LPDP, Kemendiktisaintek, dan BRIN. Saya sarankan ada PMO (Project Management Office) bersama agar program-program tersebut dapat tersinergikan dengan baik,” ujarnya.
Selain itu, Pratikno menyampaikan Dewan Penyantun mendorong LPDP memperkuat dukungan pada sektor strategis prioritas Presiden melalui pendidikan, riset, dan pengembangan talenta. Hasil riset diharapkan menghasilkan inovasi dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung pembangunan nasional.
“LPDP harus memperkuat kontribusinya pada sektor strategis prioritas Presiden, termasuk kesehatan, pangan, energi, digitalisasi, dan manufaktur. Hasil riset juga harus menjadi inovasi dan teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendukung penyelesaian tantangan pembangunan,” ucap Pratikno menegaskan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....