Perintah Presiden untuk Qodari Kumpulkan Video yang Ramal MBG Gagal

  • 13 Feb 2026 21:39 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta-Presiden Prabowo Subianto mengatakan pertama kali diluncurkan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) diramal akan gagal ditengah jalan. Namun nyatanya, program MBG mampu menjangkau 60,2 juta penerima manfaat mulai dari anak-anak, ibu hamil dan lansia.

Presiden Prabowo meminta Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari mengumpulkan potongan video yang isinya meramal MBG akan gagal. Klip video yang diunggah diberbagai platfom media sosial.

“Pak Qodari tolong dikumpulin ya, video klip-video klip yang meramalkan kita pasti gagal. Yang mengatakan saya menghina bangsa Indonesia, 'MBG ini penghinaan kepada bangsa Indonesia',”kata Presiden Prabowo saat meresmikan SPPG Polri di Polsek Palmerah, Jakarta, Jumat, 13 Februari 2026.

Bahkan Presiden Prabowo meminta segera Qodari untuk menelusuri klip video yang menyudutkan program MBG. Kepala Negara ingin menonton ulang video tersebut.

“Ini harus ada rekam digital ya, direkam semua. Aku minta biar saya bisa tiap malam saya lihat-lihat,”ujarnya.

Presiden Prabowo juga menyampaikan keherannya dituding menghina bangsa Indonesia hanya karena ingin memberi makan gratis untuk rakyat. Presiden Prabowo menegaskan program MBG untuk menyelamatkan anak-anak Indonesia dari kekurangan gizi.

Lantas Kepala Negara menyinggung kembali pengabdiannya sebagai tentara yang berjuang dan siap mati untuk Indonesia. Presiden Prabowo menyerahkan dirinya untuk rakyat Indonesia dan membangun bangsa.

“Jadi saya bilang, 'Aduh apa iya ya? apa iya saya menghina bangsa Indonesia?' dari umur muda, Letnan Dua , tidak punya apa-apa, saya siap mati untuk Republik. Kok saya sampai hati mau menghina? Tidak, Sisa hidup saya hanya untuk menyelamatkan, membangun Republik Indonesia,”katanya menegaskan.

“Saya ingin mati di atas jalan kebenaran, saya ingin mati membela kebenaran, keadilan, dan keselamatan rakyat saya. Ini kehormatan, kehormatan bagi seorang prajurit, mati untuk rakyatnya, masa saya mau menghina?,”kata Presiden Prabowo kembali menegaskan.

Presiden Prabowo kembali menyampaikan perkembangan program MBG. Menurut Kepala Negara, MBG telah menjangkau 60, 2 juta penerima manfaat dan ditargetkan mencapai 80 juta penerima manfaat.

Program MBG juga telah membuka lebih dari 1 juta lapangan pekerjaan bagi masyarakat. Keberadaan MBG memberikan manfaat untuk masyarakat seperti peternak, pedagang, dan petani.

“Dari MBG saja sekarang sudah lebih dari 1 juta orang bekerja. Di ujungnya akan 1,5 juta orang bekerja tiap hari,”kata Presiden Prabowo.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....