Legislator: PIK Bisa Jadi Wisata Penumpang Transit Bandara
- 06 Feb 2026 21:49 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Evita Nursanty menilai pengembangan kawasan PIK 2 dapat dimanfaatkan sebagai sarana promosi. Yakni dengan promosi berbiaya rendah yang memangkas kebutuhan promosi berbayar, seperti pemasangan iklan.
Menurut Evita, kedekatan PIK 2 dengan Bandara Soekarno-Hatta menjadi peluang besar untuk menarik wisatawan. Khususnya penumpang transit, melalui penyediaan layanan shuttle dan tur gratis.
“Konsep ini bisa meniru Singapura dengan manfaatkan penumpang transit selama tiga hingga empat jam. Di mana dapat mengikuti free tour secara gratis melalui konter khusus, karena jarak PIK 2 hanya sekitar 15 menit dari bandara,” ujar Evita, Jumat, 6 Februari 2026.
Ia menyebutkan, masukan tersebut telah disampaikan kepada pengelola kawasan agar dapat dipertimbangkan implementasinya ke depan. “Dengan skema itu, wisatawan transit dapat diajak berkunjung singkat ke PIK 2 dengan harapan dapat kembali berwisata dengan keluarga,” kata Evita.
Sementara, Anggota Komisi VII DPR RI, Samuel Wattimena mengatakan, usulan tersebut diterima dengan baik oleh pihak pengelola. Termasuk disampaikan ke Direktur Utama Agung Sedayu Group, Nono Sampono sebagai upaya menghadirkan nuansa Nusantara di kawasan PIK 2.
Menurutnya, konsep tersebut diharapkan dapat menjadikan PIK 2 sebagai jendela atau pintu masuk bagi wisatawan. Wisatawan agar dapat mengenal berbagai daerah di Indonesia lewat berwisata ke PIK 2.
“PIK 2 bisa menjadi etalase Nusantara. Dari sini, wisatawan dapat tertarik untuk melanjutkan kunjungan ke daerah-daerah lain di Indonesia,” ujar Samuel.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....