Pemikiran KAI Kedepan, Pasca Revitalisasi Gambir Tambah Dua Jalur KRL
- 08 Jul 2026 14:14 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- * PT KAI akan menambah dua jalur KRL di Stasiun Gambir setelah revitalisasi selesai.
- * Revitalisasi Stasiun Gambir ditargetkan rampung pada 2028 dengan pemisahan jalur KRL dan kereta api jarak jauh.
- * Penambahan layanan KRL di Gambir ditujukan meningkatkan akses masyarakat menuju kawasan Monas.
RRI.CO.ID, Yogakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) akan menambah dua jalur kereta rel listrik di Stasiun Gambir, setelah revitalisasi selesai. Penambahan jalur tersebut memungkinkan penumpang kembali naik dan turun melalui Stasiun Gambir menuju kawasan Monumen Nasional.
Revitalisasi Stasiun Gambir ditargetkan selesai pada 2028 dengan pemisahan jalur KRL dan kereta api jarak jauh (KAJJ). Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kemudahan akses masyarakat menuju kawasan Monumen Nasional melalui transportasi publik.
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin menyampaikan rencana tersebut saat berdiskusi bersama awak media, hari ini. Kegiatan itu berlangsung dalam perjalanan menggunakan Kereta Luar Biasa (KLB) Kereta Wisata dari Yogyakarta menuju Jakarta.
"Nanti kita tambahkan dua jalur lagi (untuk KRL)," kata Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin dihadapan RRI.co.id , Rabu, 8 Juli 2026.
Ia menjelaskan penambahan jalur dilakukan untuk menyediakan akses transportasi publik menuju kawasan Monumen Nasional secara lebih mudah. Selama ini masyarakat dinilai belum memiliki akses memadai menggunakan KRL menuju kawasan tersebut.

Bobby memastikan pengguna KRL dapat kembali naik dan turun melalui Stasiun Gambir setelah revitalisasi selesai. Jalur KRL nantinya dipisahkan dari jalur kereta api jarak jauh demi meningkatkan kenyamanan penumpang.
"Kita tidak akan satu platform antara KRL dan KAJJ untuk jalur terpisah. Kami lakukan supaya mempermudah orang Jabodetabek mengakses Monas," ujar DZ sapaan Bobby Rasyidin.
Ia menambahkan kemudahan akses KRL menuju Stasiun Gambir diharapkan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi menuju kawasan Monas. Kondisi tersebut dinilai dapat membantu mengurangi kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan tersebut.
"Kalau kita tidak turunkan KRL di Gambir orang ke Monas menggunakan apa? Akhirnya mereka kembali menggunakan mobil, motor, ujung-ujungnya macet serta kumuh lagi," kata orang KAI 1 ,Bobby Rasyidin yang berharap besar masyarakat beralih ke transportasi publik dibandingkan membawa kendaraan pribadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....