Pompa Air Percepat Surutnya Banjir di Rawa Terate
- 23 Jan 2026 12:31 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) RW 05 Rawa Terate Teguh mengatakan, pompa air sangat membantu mempercepat penanganan banjir. Menurutnya, dari sepuluh RT di wilayah tersebut memiliki dua unit pompa.
“Kita memang mengandalkan ada pompa, jadi kita 10 RT itu punya pompa 2, yang RT 10 ini memang ada di kelurahan cakung barat. Jadi memang kita selalu koordinasi nih kalau hujan, ketinggian air sudah naik, kita langsung sedot pompa,” ujarnya kepada RRI.CO.ID saat ditemui di kawasan RT 010 RW 05 Rawa Terate, Jakarta Timur, Jumat, 23 Januari 2026.
Ia mengatakan, pompa tersebut memiliki kapasitas masing-masing 1.000 liter per detik dan 300 liter per detik. Teguh menyebut, pompa tersebut diberikan atas inisiatif Walikota Jakarta Timur sebelumnya yaitu Muhammad Anwar.
Menurutnya, pemasangan pompa dilakukan setelah pemerintah melihat langsung kondisi banjir di lokasi. Sebelum ada pompa, banjir di wilayah RW 05 Rawa Terate dapat bertahan selama berhari-hari.
Ia mengatakan , dengan keberadaan pompa, genangan kini dapat surut hanya dalam hitungan jam saja. Teguh menyebut pompa-pompa tersebut selalu dioperasikan saat hujan dan air mulai meningkat.
Saat ini lanjut dia, air di bagian dalam wilayah RT 010 juga sudah mulai surut karena pompa yang terus berjalan. Teguh berharap jika hujan berhenti, genangan bisa sepenuhnya surut di hari Sabtu 24 Januari 2026.
“Memang sih kita tinggal nunggu hujannya aja ya, ini juga di dalam kan sudah mulai surut karena pompa jalan terus nih. Mudah-mudahan kalau nggak ditambah hujan lagi ya besok mungkin sudah surut,” ucapnya.
Ketua RT 007 RW 05 Rawa Terate mengatakan, banjir mulai surut setelah saluran air dibersihkan oleh Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU). Namun, sebelumnya ketinggian air di tikungan mencapai 110 cm, sedangkan di pemukiman warga sekitar 70–80 cm.
Menurutnya, penyedotan air dengan pompa mesin juga terus berlangsung sampai saat ini untuk mempercepat surutnya genangan. Ia mengatakan, kapasitas pompa mencapai sekitar 3.000 liter per detik sehingga memberikan bantuan signifikan terhadap warga terdampak banjir.
“Masih berlangsung sampai saat ini (proses penyedotan dengan pompa). Rencananya ada update terbaru, rencananya nggak tahu kapan, 1 detik 3000 liter kalau nggak salah,” katanya.
Meski wilayahnya sering mengalami banjir hampir setiap tahun, upaya kolaboratif antara warga, RT, RW, kelurahan, PPSU, dan instansi terkait membuat air kini berangsur surut. Samin berharap ke depannya banjir tidak terlalu parah dengan dukungan pompa dan pembersihan saluran rutin.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....