Ubi Ungu, Alternatif Sarapan Bergizi dan Kaya Serat
- 16 Jul 2026 09:46 WIB
- Palu
Poin Utama
- Ubi ungu dapat menjadi pilihan menu sarapan karena mengandung karbohidrat kompleks, serat, vitamin, dan antioksidan alami.
- Kandungan antosianin pada ubi ungu berperan sebagai antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari radikal bebas.
- Ahli gizi menyarankan ubi ungu dipadukan dengan sumber protein agar kebutuhan nutrisi saat sarapan lebih seimban
RRI.CO.ID, Palu - Ubi ungu semakin banyak dipilih masyarakat sebagai alternatif menu sarapan karena dinilai mampu memberikan energi. Sekaligus, mengandung berbagai zat gizi yang bermanfaat bagi tubuh.
Mengutip The Nutrition Source Harvard T.H. Chan School of Public Health, ubi jalar termasuk varietas ubi ungu, merupakan sumber karbohidrat kompleks, serat, vitamin C, vitamin B6, kalium. Termasuk, berbagai senyawa fitokimia yang mendukung kesehatan tubuh.
Salah satu keunggulan ubi ungu adalah kandungan antosianin, yaitu pigmen alami yang memberikan warna ungu pada umbi sekaligus berfungsi sebagai antioksidan. Berbagai penelitian menunjukkan, antosianin berpotensi membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Hasil tinjauan ilmiah juga menyebutkan, ubi ungu mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Ini berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan gizi harian apabila diolah menjadi berbagai jenis pangan.
Untuk menu sarapan, ubi ungu dapat diolah dengan berbagai cara, seperti dikukus, dipanggang, dijadikan bubur, smoothie, maupun dicampurkan ke dalam oatmeal. Cara pengolahan tersebut dinilai dapat mempertahankan cita rasa alami tanpa perlu tambahan gula berlebihan.
Agar kebutuhan gizi lebih seimbang, ubi ungu sebaiknya dikombinasikan dengan sumber protein, seperti telur rebus. Kombinasi tersebut membantu memberikan rasa kenyang lebih lama sekaligus melengkapi asupan zat gizi pada pagi hari.
Selain memberikan energi, kandungan serat dalam ubi ungu juga berperan mendukung kesehatan sistem pencernaan dan membantu menjaga rasa kenyang lebih lama. Namun, tetap mengonsumsinya disesuaikan dengan kebutuhan kalori harian dan dipadukan dengan pola makan yang beragam.
Mengolah ubi ungu sebagai menu sarapan juga dinilai menjadi salah satu cara memanfaatkan pangan lokal yang mudah diperoleh di Indonesia. Selain memiliki nilai gizi yang baik, ubi ungu dapat diolah menjadi beragam menu praktis sehingga menjadi pilihan sehat untuk memulai aktivitas sehari-hari. (ERW)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....