Godok Obuih, Khas Lubuk Tarok Sarat Nilai Adat
- 15 Jul 2026 09:03 WIB
- Bukittinggi
RRI.CO.ID, Sijunjung – Godok Obuih merupakan kuliner tradisional khas Minangkabau yang berasal dari Nagari Lalan, Kecamatan Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung. Hidangan bercita rasa manis dan gurih dengan tekstur kenyal ini menjadi salah satu sajian khas yang hingga kini tetap lestari dan memiliki peran penting dalam berbagai prosesi adat, terutama menjelang pesta pernikahan.
Berbeda dengan godok pada umumnya yang diolah dengan cara digoreng, Godok Obuih dibuat melalui proses perebusan. Dari proses inilah kuliner tersebut memperoleh nama "obuih" yang dalam bahasa Minangkabau berarti rebus.
Godok Obuih dibuat dari campuran pisang, seperti pisang kepok atau pisang sim batu, yang dipadukan dengan tepung ketan, tepung beras, gula, santan, dan daun pandan. Adonan kemudian dibentuk bulat-bulat, diisi gula aren, lalu direbus hingga matang. Perpaduan bahan-bahan tersebut menghasilkan cita rasa manis yang khas dengan tekstur lembut dan kenyal.
Bagi masyarakat Lubuk Tarok, pembuatan Godok Obuih tidak hanya sebatas proses memasak, tetapi juga merupakan tradisi turun-temurun yang diwariskan dari generasi ke generasi. Menjelang pesta perkawinan, para perempuan atau Bundo Kanduang bergotong royong menyiapkan hidangan ini sebagai bagian dari rangkaian adat.
Tradisi membuat Godok Obuih juga mencerminkan nilai-nilai kebersamaan, kekompakan antaranggota keluarga, serta rasa syukur. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat tidak hanya menjaga warisan kuliner daerah, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan melestarikan nilai-nilai budaya Minangkabau yang tetap hidup hingga saat ini.(ER)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....