Menu Wajib Lebaran, Tradisi yang Selalu Dinanti di Setiap Rumah
- 19 Mar 2026 18:01 WIB
- Jakarta
RRI.CO.ID, Jakarta - Suasana Hari Raya Idulfitri selalu identik dengan kebersamaan keluarga dan hidangan khas yang menggugah selera. Di berbagai daerah, tradisi menyajikan menu tertentu saat Lebaran menjadi hal yang tidak terpisahkan. Hal inilah yang diangkat dalam program dangdut “Nyok” Pro4 sore ini Kamis (19/03) membahas tema “Menu Wajib di Saat Lebaran”.
Dipandu oleh Mpok Nova, acara berlangsung hangat dengan berbagai cerita dari pendengar yang membagikan tradisi kuliner khas Lebaran di daerah masing-masing. Ragam menu yang disampaikan menunjukkan betapa kayanya budaya kuliner Indonesia saat merayakan momen kemenangan ini.
Bang Hasan di Jasinga Bogor, menyampaikan bahwa dikeluarganya, lontong sayur dan Opor ayam menjadi menu yang wajib hadir di meja makan. Menurutnya, kedua hidangan tersebut sudah menjadi simbol kehangatan dan kebersamaan setiap Lebaran.
Sementara itu, Bang Jamal mengungkapkan tradisi berbeda. Ia mengatakan bahwa di keluarganya harus ada gemblong goreng serta semur daging kerbau sebagai sajian khas. Cita rasa manis dan gurih dari hidangan tersebut menjadi favorit keluarga besar saat berkumpul.
Cerita lain datang dari Bang Iwan di yang menyebutkan bahwa menu wajib di rumahnya adalah entog rica-rica. Hidangan berbumbu pedas ini menjadi ciri khas tersendiri yang selalu dinantikan saat Lebaran tiba.
Dari , Pak Abdul menuturkan bahwa ketupat dan tidak pernah absen di rumahnya. Begitu juga dengan Babah Chotip yang selalu menyajikan sayur godog pepaya lengkap dengan ketupat sebagai pelengkap utama.
Berbeda lagi dengan Pak Suparman dari yang menghadirkan berbagai hidangan sekaligus, mulai dari ketupat, opor ayam, abon ayam, ayam goreng hingga pecel lele. Menurutnya, semakin banyak menu, semakin meriah suasana Lebaran bersama keluarga.
Sementara itu, Pak Supriono di mengatakan bahwa opor dan sambal goreng emping adalah menu yang tidak boleh terlewatkan. Perpaduan rasa gurih dan pedas menjadikan hidangan ini favorit di meja makan saat hari raya.
Melalui program “Nyok”, terlihat jelas bahwa meskipun menu Lebaran berbeda-beda di setiap daerah, satu hal yang sama adalah makna kebersamaan yang terkandung di dalamnya. Tradisi kuliner ini bukan sekadar soal makanan, tetapi juga menjadi simbol silaturahmi dan kehangatan keluarga di momen yang penuh berkah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....