Dari Tungku Api Jadilah Jajanan “ Laklak Alami”
- 11 Feb 2026 08:08 WIB
- Denpasar
RRI.CO.ID, Denpasar -Dijaman yang serba canggih dengan teknologi termasuk cara memasak, jarang kita temui olahan makanan yang masih menggunakan cara tradisional terutama cara memasaknya dengan tungku api dari kayu bakar.
Salah satu Kudapan tradisional asal Buleleng Bali yang dari cara pengolahannya yaitu menggunakan tungku kayu api adalah jaje Laklak. Jaje dalam bahasa Bali yang artinya kue sedangkan laklak adalah sejenis serabi namun bentuknya lebih kecil, dan proses pembuatannya masih dengan cara tradisonal dari mengolah bahan yang digunakan serta cara memasaknya.
Salah seorang pedagang Laklak Ibu Karuni usia 60 Tahun berjualan di daerah Sukasada Buleleng mengaku setiap harinya selalu berhadapan dengan asap kayu bakar dalam proses pembuatan jaje Laklak. Dagangannya selalu membuat para pembeli antri untuk menikmati kelezatan kuliner ini.
Dikatakan untuk mendapatkan kayu bakar tentu tidak mudah , Ibu Karuni mendapatkan dengan cara membeli dari para penjual yang setiap harinya selalu datang membawakan kayu bakar dalam bentuk yang sudah terikat dan kering agar mudah saat membakarnya jika masih basah tentu sulit untuk menjadi bara api.
Laklak ini kenapa dinamakan alami karena semua berbahan alami dari beras diolah menjadi tepung kemudian dicampur air panas dicampur dengan pewarna hijau alami dari daun suji serta daun pandan. Adonan dituangkan dalam cetakan terbuat dari tanah dan dibakar dalam tungku kayu atau tungku api dan jadilah Jajanan Laklak Alami.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....