Cek “KLIK”, Langkah Sederhana agar Aman Membeli Obat Online

  • 17 Jul 2026 11:49 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak – Membeli obat secara online kini semakin mudah dan praktis. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap memperhatikan aturan serta membeli obat melalui platform yang resmi dan berizin agar keamanan penggunaan obat tetap terjamin.

Hal tersebut disampaikan Apt. Teguh Saputra, S.Si dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kalimantan Barat saat menjadi narasumber dalam program TOSERBA (Topik Serba Ada) Pro 2 RRI Pontianak, Kamis, 16 Juli 2026. Menurutnya, pembelian obat secara daring diperbolehkan, tetapi harus mengikuti regulasi yang berlaku dan tidak dilakukan secara sembarangan.

Teguh menjelaskan, salah satu keuntungan membeli obat secara online adalah kemudahan layanan karena obat dapat diantarkan langsung ke rumah. Meski demikian, masyarakat perlu memahami jenis obat yang dibeli. Obat dengan logo lingkaran hijau maupun biru dapat dibeli secara bebas di apotek, sedangkan obat berlogo lingkaran merah merupakan obat keras yang hanya bisa diperoleh dengan resep dokter.

Selain mengenali jenis obat, masyarakat juga diimbau menerapkan prinsip KLIK sebelum membeli maupun mengonsumsi obat. KLIK merupakan singkatan dari Kemasan, memastikan kemasan masih utuh dan tidak rusak; Label, memastikan terdapat aturan pakai yang jelas; Indikasi, memastikan obat sesuai dengan keluhan atau penyakit yang dialami; serta Kedaluwarsa, dengan selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa sebelum digunakan.

Ia juga menyarankan masyarakat untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum membeli obat, terutama jika memerlukan obat resep. Pada platform layanan kesehatan resmi, resep dokter akan melalui proses verifikasi oleh apoteker sebelum obat dikirimkan kepada pasien.

Menurut Teguh, sistem pada platform resmi telah memiliki SOP yang memastikan resep diverifikasi oleh apoteker dan obat disiapkan oleh apotek yang bekerja sama sebelum diantarkan kepada pelanggan. Proses tersebut bertujuan untuk meminimalkan risiko kesalahan dalam pemberian obat.

"Pastikan kalau beli obat online di platform yang legal, jangan ilegal, yang berizin. Lebih selektif dan hati-hati dalam memilih obat. Jika dirasa ragu, bisa langsung datang ke apotek untuk konsultasi dengan apoteker atau berkonsultasi ke dokter," tutup Teguh.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....