Anak, Lansia, dan Kelompok Rentan Paling Berisiko Akibat Paparan Asap
- 17 Jul 2026 21:13 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat: Paparan asap dari kebakaran hutan, pembakaran sampah, dan rokok berdampak lebih besar pada anak-anak, lansia, serta kelompok rentan. Daya tahan tubuh mereka yang lebih rendah membuat risiko gangguan pernapasan meningkat saat kualitas udara memburuk.
Imbauan itu disampaikan Dokter Ahli Madya PKM Sungailiat, dr. Aditya Naruritta, dalam dialog Indonesia Sehat Pro 1 RRI Sungailiat, Jumat, 17 Juli 2026.
"Gejala yang sering muncul antara lain batuk, sesak napas, iritasi mata, hingga memperburuk penyakit kronis yang telah diderita," katanya dalam dialog Indonesia Sehat di pro 1 RRI Sungailiat, Jum'at 17 Juli 2026.
Ia mengimbau masyarakat agar membatasi aktivitas di luar ruangan ketika udara berkabut asap.
"Penggunaan masker, menjaga kebersihan lingkungan, serta memastikan sirkulasi udara di dalam rumah tetap baik juga menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko paparan," katanya.
Selain itu, orang tua diminta lebih memperhatikan kondisi kesehatan anak, sementara keluarga yang memiliki lansia dianjurkan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila muncul keluhan pernapasan yang berkepanjangan.
Kepedulian masyarakat terhadap informasi ini juga tinggi. Pendengar Pro 1 RRI Sungailiat, Marlina dari Sungailiat, mengaku edukasi tersebut membantu keluarga melindungi anggota yang rentan.
"Selama ini kami hanya tahu asap itu tidak baik, tetapi setelah mendengar penjelasan dokter, kami jadi tahu langkah-langkah pencegahan yang harus dilakukan," katanya.
Dokter mengingatkan pencegahan lebih baik daripada mengobati. Dengan menerapkan pola hidup bersih dan membatasi paparan asap, risiko gangguan kesehatan pada kelompok rentan dapat ditekan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....