Perubahan Cuaca, Dapat Memicu Hidung Tersumbat

  • 16 Jul 2026 13:34 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Teminabuan - Fenomena bediding, yaitu masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau yang ditandai suhu udara lebih dingin pada pagi dan malam hari, membuat banyak orang mengeluhkan hidung tersumbat. Meski sering dianggap sepele, kondisi ini sebenarnya merupakan respons alami tubuh saat hidung menyesuaikan diri dengan perubahan suhu di lingkungan.

Saat udara dingin, pembuluh darah di dalam hidung akan melebar sehingga saluran hidung terasa lebih sempit dan menimbulkan rasa tersumbat. Namun, keluhan tersebut juga dapat disebabkan oleh infeksi virus, alergi, polip hidung, atau kelainan pada sekat hidung. Untuk meredakannya, masyarakat dianjurkan memperbanyak minum air hangat, menjaga kebersihan lingkungan dari debu dan asap, serta menggunakan semprotan hidung berbahan larutan garam (saline) yang aman digunakan sehari-hari.

Selain itu, masyarakat diminta tidak meniup hidung terlalu keras saat mengeluarkan ingus. Kebiasaan tersebut dapat meningkatkan tekanan di dalam saluran hidung dan telinga sehingga berisiko menyebabkan nyeri, perdarahan ringan, bahkan gangguan pada telinga. Penggunaan obat-obatan juga sebaiknya tidak dilakukan sembarangan tanpa petunjuk tenaga kesehatan.

Apabila hidung tersumbat tidak membaik setelah beberapa hari, atau disertai mimisan, nyeri pada wajah, ingus berbau, hingga gangguan pendengaran, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Menurut American Academy of Otolaryngology–Head and Neck Surgery (AAO-HNS) dan Mayo Clinic, hidung tersumbat umumnya dapat ditangani dengan perawatan sederhana, tetapi perlu pemeriksaan lebih lanjut jika berlangsung lama atau disertai gejala yang mengarah pada infeksi maupun gangguan serius.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....