Gizi Dibuang, Penyakit Malah Disayang

  • 16 Jul 2026 06:28 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Kebiasaan membuang bagian makanan yang justru padat nutrisi masih sering terjadi dalam pola konsumsi masyarakat sehari-hari. Banyak orang sengaja mengupas kulit buah, membuang air rebusan sayur, atau menyisihkan bagian tertentu karena alasan selera atau penampilan. Ironisnya, tindakan abai ini secara perlahan mengurangi asupan vitamin penting dan memicu penumpukan zat sisa berbahaya di dalam tubuh.

Fenomena salah kaprah ini menjadi salah satu pemicu utama melonjaknya kasus penyakit tidak menular kronis di Indonesia. Dilansir dari situs resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Kamis (16 Juli 2026, kurangnya asupan serat dan antioksidan akibat pembuangan bagian bergizi dapat mengganggu sistem metabolisme serta menurunkan imunitas. Tubuh yang kekurangan zat gizi mikro akan menjadi lebih rentan terhadap serangan obesitas, diabetes, hingga penyakit jantung.

Banyak masyarakat belum menyadari bahwa kulit buah tertentu seperti apel dan mentimun justru menyimpan konsentrasi vitamin paling tinggi. Begitu pula dengan kebiasaan membuang air rebusan sayuran hijau yang sebenarnya kaya akan mineral larut air yang sangat dibutuhkan tubuh. Kesalahan pola pengolahan ini membuat makanan yang dikonsumsi kehilangan esensi kesehatan utamanya dan hanya menyisakan ampas.

Edukasi mengenai pentingnya menjaga keutuhan nilai gizi bahan pangan lokal harus terus digalakkan demi mengubah pola pikir keliru ini. Masyarakat perlu diajarkan cara membersihkan dan mengolah bahan makanan secara benar tanpa harus melenyapkan kandungan nutrisinya. Langkah kecil dalam mempertahankan zat gizi ini akan berdampak besar pada investasi kesehatan jangka panjang keluarga.

Memilih untuk mempertahankan gizi utuh pada makanan merupakan benteng pertahanan utama dalam melawan ancaman berbagai penyakit berbahaya. Sudah saatnya kita menghentikan kebiasaan membuang nutrisi berharga demi menjaga tubuh tetap bugar dan terhindar dari penderitaan medis. Mari ubah gaya hidup dengan lebih menghargai setiap zat gizi demi masa depan yang jauh lebih sehat. (LPU_Aldi)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....