Cara Sederhana Mengatasi Overthinking agar Pikiran Lebih Tenang

  • 15 Jul 2026 13:49 WIB
  •  Toli Toli

RRI.CO.ID, Tolitoli - Kebiasaan berpikir berlebihan atau overthinking sering kali tidak disadari dapat menghabiskan waktu dan energi seseorang. Kondisi ini membuat seseorang sulit mengambil keputusan maupun bertindak karena terus terjebak dalam berbagai kemungkinan yang belum tentu terjadi. Akibatnya, rasa takut dan kecemasan dapat muncul secara berlebihan hingga mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dikutip dari artikel Universitas Muhammadiyah Surabaya, langkah pertama untuk mengatasi overthinking adalah mengenali situasi yang memicu munculnya pikiran berlebihan beserta gejalanya. Kesadaran terhadap penyebab dan pola pikir tersebut menjadi kunci utama agar seseorang mampu merespons situasi serupa secara lebih tepat dan adaptif di kemudian hari.

Selain itu, teknik relaksasi napas dalam dapat diterapkan untuk membantu mengendalikan overthinking sekaligus memberikan rasa tenang. Caranya cukup sederhana, yakni mencari tempat yang nyaman, merilekskan seluruh anggota tubuh, meletakkan tangan di atas perut, kemudian menarik dan mengembuskan napas secara perlahan serta teratur selama beberapa menit.

Cara lain yang dapat dilakukan adalah menggunakan teknik penghentian pikiran (thought stopping), yaitu strategi untuk menghentikan pikiran negatif yang mengganggu dan menggantinya dengan pikiran yang lebih positif serta adaptif.

Penerapan teknik ini dimulai dengan mencari tempat yang tenang, merilekskan tubuh, lalu melakukan latihan napas dalam. Setelah itu, atur pengatur waktu selama satu hingga dua menit untuk membiarkan diri memikirkan hal-hal yang mengganggu. Ketika alarm berbunyi, katakan dengan tegas kepada diri sendiri, "Berhenti," kemudian segera alihkan perhatian pada aktivitas atau pikiran yang lebih positif sambil kembali melakukan relaksasi napas dalam.

Dengan mengenali pemicu, melatih relaksasi, dan membiasakan pola pikir yang lebih adaptif, overthinking dapat dikendalikan sehingga tidak berkembang menjadi kecemasan yang berkepanjangan. Apabila keluhan terus berlanjut dan mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, disarankan untuk berkonsultasi dengan psikolog atau tenaga kesehatan profesional agar mendapatkan penanganan yang tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....