Edy Wuryanto dan BPJS Sosialisasikan Pentingnya Layanan Kesehatan Berjenjang

  • 12 Jul 2026 12:16 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Rembang - Masyarakat diminta memahami mekanisme pelayanan dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), termasuk sistem rujukan berjenjang. Peserta diimbau tidak selalu meminta dirujuk ke rumah sakit apabila keluhan masih dapat ditangani di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Pesan tersebut disampaikan Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, saat sosialisasi Program JKN yang digelar BPJS Kesehatan Cabang Pati di Gedung KPRI Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang, Sabtu 11 Juli 2026. Kegiatan itu diikuti ratusan warga setempat.

Edy menjelaskan, sistem pelayanan berjenjang diterapkan agar peserta memperoleh penanganan sesuai kondisi medis. FKTP menjadi pintu masuk utama pelayanan kesehatan, sedangkan rujukan ke rumah sakit diberikan apabila berdasarkan hasil pemeriksaan dokter memang diperlukan.

"Jangan setiap sakit langsung meminta dirujuk ke rumah sakit. Keluhan seperti batuk, pilek, atau pusing sering kali masih bisa ditangani di FKTP. Percayakan keputusan medis kepada dokter," ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menentukan sendiri diagnosis maupun bentuk pengobatan yang diinginkan. Keputusan mengenai rawat inap, tindakan medis, hingga pasien diperbolehkan pulang merupakan kewenangan tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pati, Nuzuludin Hasan, menyampaikan cakupan kepesertaan JKN di Kabupaten Rembang saat ini telah mencapai 98,41 persen dari total penduduk. Dari jumlah tersebut, sebanyak 82,05 persen merupakan peserta aktif.

Menurut Nuzuludin, tingginya cakupan kepesertaan perlu diimbangi dengan kesadaran masyarakat untuk menjaga status kepesertaan tetap aktif agar manfaat JKN dapat digunakan saat dibutuhkan.

Ia menambahkan, BPJS Kesehatan telah bermitra dengan 56 FKTP dan empat Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) di Kabupaten Rembang. Jaringan fasilitas kesehatan tersebut diharapkan mampu memberikan akses pelayanan yang mudah dan berkualitas bagi masyarakat.

Melalui sosialisasi ini, BPJS Kesehatan juga mengajak masyarakat mengikuti prosedur pelayanan yang berlaku serta mempercayakan proses pengobatan kepada tenaga medis. Dengan begitu, pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih efektif dan manfaat Program JKN bisa dirasakan secara optimal oleh seluruh peserta. (Mif)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....